“Tadi sore sudah ada Damkar, ada 3 mobil Damkar. Tapi mungkin kurang pendinginan,” ungkapnya menjawab salah satu pertanyaan warganet mengenai foto api pembakaran di malam hari.
Adapun sampah yang dibakar, kata pemilik akun adalah sampah yang sebelumnya sudah dipilah oleh petugas SPPG.
“Ini (sudah) dipilah. Yang bisa dikiloin ya dikumpulin, yang enggak bisa dibakar. Ada pekerjanya setiap hari,” tambahnya.
Baca Juga: Momen Nanik S Deyang Ngacir Hindari Wartawan saat Ditanya soal Motor Listrik, Buru-buru Masuk Mobil
Berharap Ada Penertiban Pihak Terkait
Aktivitas pembakaran sampah tersebut mengganggu kenyamanan warga dan berharap ada solusi dari pihak yang berwenang.
“Ini kalau mau laporan karena meresahkan kemana ya? Soalnya setiap hari bakar sampah dari pagi sampai sore. Sangat mengganggu asap dan baunya,” tuturnya.
Selain dekat dengan permukiman warga, ia juga mengungkapkan bahwa lokasi pembakaran dekat dengan sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Tak sedikit pula warganet yang menyarankan untuk melaporkan ke perangkat desa hingga dinas terkait tentang pengelolaan sampah.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada SPPG dari Kudus yang mengaku bertanggung jawab maupun pihak terkait yang buka suara.***
Artikel Terkait
326 Kepsek di Sulsel Dikabarkan Mundur usai Temuan BPK, Dipicu Masalah Kelola Dana BOS
Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Ngaku Temukan Alat Pelacak Tersembunyi Tertanam di Mobilnya Sepulang dari Aksi Gejayan
15 Twibbon Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Gratis! Cek Link Downloadnya di Sini
Event BTN Jakim 2026 jadi Sorotan, Disebut Minim Tim Medis Susah Ditemukan saat Sejumlah Pelari Pingsan
Petani Papua Dukung Program Cetak Sawah Rakyat untuk Penuhi Kebutuhan Pangan, Jawab Perubahan Zaman
Ramai-ramai Curhatan Supplier, Mengaku Ogah jadi Pemasok MBG, Ini Alasannya
Nasib Proyek Motor MBG Rp1,03 Triliun: Dibayar Lunas BGN era Dadan Hindayana, Berujung Cicilan bagi Pegawai SPPG?
Ubah Sawahnya Jadi Tambak Udang, Pemuda Asal Batang Jadi Tersangka Alih Fungsi Lahan dengan Ancaman Denda Rp1 M
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Warga Kelurahan Maleber Ciamis Gelar Pawai Obor
Ungkap Awal Mula Diskusi Publik di UGM Berujung Ricuh, Mahasiswa Ingatkan Pejabat Agar Tak Melulu Salahkan Publik