Sabtu, 6 Juni 2026

Begini Respons Purbaya soal Isu Resign sebagai Menteri Keuangan

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Sabtu, 6 Juni 2026 | 07:26 WIB
Purbaya tanggapi isu soal dirinya mundur dari jabatan Menteri Keuangan (YouTube / KemenkeuRI)
Purbaya tanggapi isu soal dirinya mundur dari jabatan Menteri Keuangan (YouTube / KemenkeuRI)

Menilik ke belakang, Menkeu Purbaya sejatinya pernah didesak mundur oleh massa mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI).

Tuntutan itu diutarakan massa mahasiswa dalam aksi damai di depan Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 9 September 2025.

Baca Juga: Polres Batang Tetapkan Tersangka dan Tahan Pria Pemeran Video Viral 'Bandar Bergetar'

Purbaya Pernah Didesak Mundur

Dalam aksinya, massa mahasiswa UI itu menuntut agar DPR RI segera memenuhi tuntutan rakyat 17+8 yang sebagian poinnya sudah jatuh tempo sejak 5 September 2025.

Para mahasiswa juga menyoroti pernyataan kontroversial dari Purbaya sebagai menteri keuangan yang baru dilantik, menggantikan Sri Mulyani.

Bagi yang belum tahu, Purbaya sempat menilai tuntutan tersebut hanya berasal dari sebagian kecil rakyat yang merasa hidupnya terganggu.

"Saya belum mempelajari itu, saya basically begini, itu kan suara sebagian rakyat kecil kita," kata Menkeu Purbaya pada 8 September 2025.

Baca Juga: Vendor Roti Bongkar Kelakuan SPPG di Kota Serang, Minta Manipulasi Harga di Nota Anggaran MBG

Kembali soal tuntutan mahasiswa terhadap Menkeu Purbaya kala itu, mereka menilai komentar sang menteri telah mengecewakan masyarakat.

Kepala Kajian Strategis BEM UI, Diallo Hujanbiru, menegaskan tuntutan masyarakat tidak muncul tanpa alasan, melainkan karena kondisi pemerintah yang dinilai bobrok.

"Baru 1 hari dia (Purbaya) menjabat sebagai menteri dia sudah langsung menyatakan pernyataan yang luar biasanya mengecewakan," kata Diallo saat aksi tersebut.

Terlepas dari kasus tersebut, narasi kemunduran Menkeu Purbaya hingga kini masih menjadi perbincangan sebagian kalangan, di tengah gejolak pasar keuangan domestik.

Terlebih, dalam beberapa hari terakhir, nilai tukar Rupiah terus tertekan hingga menembus ke atas level Rp18.000 per Dolar AS, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai tengah mengalami pelemahan tajam.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X