Inovasi tersebut dinilai relevan dengan tantangan pendidikan modern yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga kesehatan mental siswa.
Keberhasilan meraih Gold Medal menjadi bukti bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing di tingkat global melalui karya inovatif yang solutif dan berdampak sosial.
Prestasi ini sekaligus memperkuat komitmen SMA Islam Al Azhar 8 Kota Bekasi dalam mendorong pengembangan riset, teknologi, dan kreativitas siswa di era digital.
Sementara itu, kepala sekolah, Rizal Pahlefi menyampaikan apresiasi atas kerja keras para siswa dan pembimbing yang telah membawa nama baik sekolah serta Indonesia di forum internasional.
Ia berharap inovasi GRAHITA-IoT apat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat lebih luas bagi dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung kesehatan mental generasi muda.
Artikel Terkait
Viral Momen Siswa SMP di Sumedang Pamitan ke Teman-temannya, Diduga Berhenti Sekolah demi Bantu Ortu Jualan
Sekolah Rakyat Ringankan Beban Ibu di Pati yang Hidupi Anak Seorang Diri
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo Terus Dikebut, 1.000 Pekerja Dilibatkan
Guru Honorer di Sekolah Negeri Berakhir 31 Desember 2026, Begini Respons DPR
SIAGA 2026, Puluhan Ribu Guru Madrasah dan Sekolah Swasta Siap Putihkan Gedung DPR RI, Cek Agenda hingga Isi Tuntutannya