Kamis, 25 Juni 2026

Belasan Siswi SMK di Garut Dilaporkan Jadi Korban Razia Rambut Secara Paksa oleh Oknum Guru BK

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Rabu, 6 Mei 2026 | 07:11 WIB
Menyoroti kasus dugaan razia rambut secara paksa terhadap belasan siswi oleh oknum Guru BK di SMK Garut, Jawa Barat. (Instagram.com/@sekitargarut)
Menyoroti kasus dugaan razia rambut secara paksa terhadap belasan siswi oleh oknum Guru BK di SMK Garut, Jawa Barat. (Instagram.com/@sekitargarut)

Baca Juga: LUAR BIASA! Feby Yuliasari, Pejuang Silat MTsS Janggala Ciamis, Pamit dengan Medali Emas dan Perak

Disebut demi Tegakkan Disiplin

Secara terpisah, Kepala SMKN 2 Garut, Nur Fuqon, membenarkan adanya kejadian yang dialami para siswinya.

Fuqon menyebut, tindakan oknum guru tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kedisiplinan siswa.

"Pemotongan rambut dilakukan karena ada laporan dari wali kelas dan masyarakat terkait siswa yang mewarnai rambut," ungkap Fuqon dalam keterangannya, pada Selasa, 5 Mei 2026.

"Guru merasa bertanggung jawab karena selama di sekolah, siswa menjadi tanggung jawab kami," tegasnya.

Di sisi lain, pihak sekolah mengakui telah mengambil langkah penyelesaian secara kekeluargaan.

Hal tersebut, salah satunya dengan cara meminta maaf kepada orang tua dan para siswi, serta berupaya bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.

"Sekolah sudah meminta maaf kepada orang tua dan siswi, serta berupaya memperbaiki kondisi rambut yang telah dipotong," tandas Fuqon.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X