Minggu, 19 Juli 2026

Militer Iran Kembali Tutup Selat Hormuz usai Sempat Dibuka dalam Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Apa Alasannya?

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Minggu, 19 April 2026 | 12:10 WIB
Menyoroti isu jalur viral perdagangan minyak, Selat Hormuz yang kembali ditutup di tengah upaya blokade AS terhadap kapal-kapal pelabuhan Iran. (Instagram.com/@realdonaldtrump)
Menyoroti isu jalur viral perdagangan minyak, Selat Hormuz yang kembali ditutup di tengah upaya blokade AS terhadap kapal-kapal pelabuhan Iran. (Instagram.com/@realdonaldtrump)

Saat itu, Presiden AS, Donald Trump mengatakan tidak akan ada pungutan tarif yang dikenakan oleh Iran pada kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz.

Baca Juga: DPR Soroti Kontrak PPPK Paruh Waktu Kota Baubau Bernilai Rp0, Minta Aparat Lakukan Investigasi

Hal tersebut, telah diajukan oleh Teheran selama rencana kesepakatan perdamaian sebelumnya.

Ultimatum Donald Trump

Secara terpisah, Trump sempat mengatakan pihaknya berencana untuk mempertahankan blokade AS terhadap pelabuhan Iran.

Hal itu terjadi jika kesepakatan damai dengan Teheran tidak tercapai.

Trump menambahkan, Washington 'mungkin' tidak akan memperpanjang gencatan senjata setelah berakhir.

Baca Juga: Harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Dex Naik per 18 April 2026, Begini Kata Pertamina dan Kementerian ESDM

Sementara itu, gencatan senjata antara Teheran dan Washington akan berakhir pada Rabu, 22 April 2026 mendatang.

"Saya tidak akan memperpanjangnya, tetapi blokade akan tetap berlaku," kata Trump dalam pernyataannya kepada awak media di AS, pada Sabtu, 18 April 2026.

Di samping itu, Trump menuturkan ihwal kemungkinan kesepakatan damai dengan Iran akan tercapai.

"Saya pikir itu akan terjadi," tegasnya.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X