Beberapa komentar dari warganet seperti, “Ngasal banget masaknya, takut anak-anak keselek kalau begitu,” tulis akun @oka*******
“Itu baru potong sapi, langsung dikecapin doang ya? Nggak ada direbus sampai empuk,” tulis akun @ham********_
“Suruh SPPG sama ahli gizinya yang makan di depan anak-anak, biar masak nggak asal-asalan,” tulis akun @put*********4
Baca Juga: Ramai jadi Sorotan Soal Pengadaan Laptop hingga Kaos Kaki, BGN Akhirnya Buka Suara
Selain itu, salah satu komentar juga mengeluhkan bahwa makanan MBG yang dibagikan di Way Halim, Bandar Lampung juga ada menu keras meski bukan berasal dari SPPG yang sama.
“Kemarin SD di Way Halim gitu nugget keras, aci semua keras pol, dimsum keras. Apakah itu nasi basi? Padahal anak-anak masuk jam 1 siang, kayaknya masaknya dari pagi,” ujar warganet dengan akun @ratutourlampung.
Respons Singkat Pihak SPPG Tugu Sari 2
Usai viral keluhan daging sapi yang dibagikan, Kepala SPPG Tugu Sari 2, Dedi Suhendra, telah memberi tanggapan singkat mengenai isu tersebut.
Baca Juga: Ratusan Siswa di Anambas Kepri Diduga Keracunan MBG, Orang Tua yang Cicipi Turut jadi Korban
Ia membenarkan bahwa daging sapi merupakan menu dari SPPG-nya yang dibagikan pada Jumat, 17 April 2026.
Namun, ia belum bisa merespons lebih banyak karena harus bermusyawarah dengan tim dapurnya.***
Artikel Terkait
Tak Perlu Lagi Naik Bukit, Siswa-siswi SMPN 03 di Bima Kini Bisa Internetan di Sekolah
Gaji Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Bisa Digaji Pakai BOSP, Tapi Hanya Tahun Ini
Kiprah Pemimpin Perempuan Diakui, Li Claudia Sabet KWP Awards 2026
Viral Balasan Admin SPPG Tambahrejo Lampung pada Kritikan Menu Ayam MBG dari Orang Tua PM, Disebut Sok Inggris dan jadi Bahan Tertawa
Cerita Penerima Manfaat Program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’ di Jaktim: Nggak Khawatir Kalau Hujan
Program 'Desaku Maju' Sukses Bawa Gubernur Lampung Raih Penghargaan Bergengsi KWP Awards 2026
Berkat Sekolah Rakyat, Remaja Putri Asal Boyolali Ini Hidupkan Lagi Impian untuk Bekerja di Pertambangan
Bupati Halmahera Utara Raih KWP Award 2026, Diapresiasi atas Respons Tanggap Bencana
Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
Tak Sekadar Asrama Gratis, Sekolah Rakyat Asah Bakat Siswa Miskin Lewat Taekwondo dan Seni Tari