Secara terpisah, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kangayan, Pongli menyebut tindakan para petugas itu sebagai bentuk ketidakpekaan yang nyata.
"Ini sangat tidak patut dicontoh,” tegas Pongli dalam pernyataannya, pada Selasa, 7 April 2026.
Baca Juga: BGN Hentikan Insentif Rp6 Juta per Hari jika SPPG MBG Tak Lakukan Ini
Pongli juga mengungkap, persoalan yang melibatkan SPPG terkait diketahui bukan yang pertama.
Ia menyebut, sebelumnya terdapat kualitas menu yang dibagikan kepada siswa sekolah setempat yang menuai kritik karena dinilai kurang layak.
"Bukan memperbaiki kualitas, ini malah bikin masalah lagi," jelas Pongli.
Hingga kini, warga desa setempat mendesak pemerintah pusat untuk turun tangan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja petugas SPPG di wilayah tersebut.
Sampai berita ini terbit, belum ada klarifikasi resmi yang disampaikan pihak terkait ihwal insiden yang terjadi di SPPG Cendekia Waskita, Sumenep tersebut.***
Artikel Terkait
Pemerintah Jamin Tak Ada Pemberhentian PPPK dan PPPK Paruh Waktu Meski Belanja Pegawai di Atas 30 Persen
PPPK Paruh Waktu Bakal Ditempatkan di Koperasi Merah Putih, Kecuali 2 Pegawai Ini
Viral, Petugas SPPG Injak Melon MBG Berujung Klarifikasi dan Minta Maaf
1,7 Juta Siswa MI, MTs dan Santri Ikut TKA dan Asesmen Nasional Hari Pertama, Kemenag: Kita Bangun Sistem Pendidikan Berbasis Data
WASPADA! Modus Penipuan Berkedok Joki Pinjol, Ngaku Bisa Cairkan Dana hingga Ratusan Juta Rupiah
Aksi Heroik Satpam BRI Ajibarang Atasi Kebakaran Minibus: Langsung Cari APAR, Sukses Kendalikan Api
Percepat Program 3 Juta Rumah, Prabowo Dorong Kampus Lakukan Riset Perumahan di Indonesia
Pemerintah Klaim Stok Pangan Indonesia Aman hingga 11 Bulan ke Depan Hadapi El Nino Godzilla
Cerita Sopir BBM Pertamina usai Macet Horor di Banyuwangi, Distribusi Terkendali Berkat Bantuan Polisi
Harga Avtur Melonjak, Ini Langkah Pemerintah agar Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau