Minggu, 19 Juli 2026

MBG Dipangkas jadi 5 Hari, Purbaya Sebut Negara Hemat Anggaran hingga Rp40 Triliun

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 30 Maret 2026 | 11:42 WIB
Menkeu Purbaya sebut pengurangan panyaluran MBG jadi lima hari dapat mengheman anggaran (bgn.go.id)
Menkeu Purbaya sebut pengurangan panyaluran MBG jadi lima hari dapat mengheman anggaran (bgn.go.id)

PORTALOKA.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) akan memangkas penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi lima hari.

Kebijakan ini diambil usai rapat koordinasi antara BGN dengan Presiden Prabowo Subianto, Sabtu 28 Maret 2026.

Nantinya, siswa yang bersekolah selama lima hari akan menerima MBG sesuai hari sekolah, yakni lima hari.

Namun, kebijakan ini dikecualikan bagi daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) dan wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.

Baca Juga: BGN Pangkas Penyaluran MBG jadi 5 Hari, Kecuali untuk Daerah Ini

Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan, untuk daerah-daerah tersebut, MBG tetap disalurkan selama 6 hari.

Hal itu dilakukan guna memastikan asupan gizi anak tetap terpenuhi.

“Pemberian MBG di hari Sabtu untuk daerah dengan risiko stunting tinggi merupakan langkah strategis memastikan anak-anak menerima gizi yang cukup setiap hari,” ujar Dadan.

Hemat Anggaran hingga Rp40 Triliun

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, BGN tengah menyiapkan efisiensi untuk program MBG.

Baca Juga: Kepala BGN Tantang SPPG Sajikan Menu MBG dengan Kualitas Bintang 5, tapi Bahan Bakunya Masih di Angka Rp10 Ribu, Mungkinkah?

Salah satunya dengan mengurangi penyaluran MBG menjadi lima hari.

Menurut Purbaya, langkah tersebut berpotensi menghemat anggaran hingga Rp40 triliun per tahun.

Angka tersebut, lanjut Purbaya, masih merupakan hitungan awal yang disusun oleh BGN.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X