PORTALOKA.ID - Sebuah postingan mendadak viral di jagat media sosial (medsos) yang memperlihatkan seorang wanita yang diketahui merupakan pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bengkulu, Wehelmi Ade Tarigan.
Postingan itu menuai kritikan tajam usai Wehelmi menyerang balik netizen yang diduga menjadi sumber polemik aksi pelaku joget di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat viral di medsos.
Sebelumnya diketahui, aksi itu menuai reaksi keras dari netizen lantaran berperilaku tidak etis seraya dianggap memamerkan pendapatan Rp6 juta per hari.
Pelaku joget itu juga telah menyampaikan permintaan maaf di hadapan publik usai SPPG-nya resmi dibekukan oleh pihak Badan Gizi Nasional (BGN).
Baca Juga: SPPG Milik Hendrik Irawan yang Viral Gegara Pamer 'Rp6 Juta per Hari' Dibekukan BGN
Terlebih, setelah pria tersebut berjoget diiringi musik di dalam sebuah ruangan yang juga tampak logo BGN.
Kembali soal Wehelmi, pemilik SPPG di Bengkulu itu kini menjadi sorotan usai dirinya yang terang-terangan membela pelaku pamer Rp6 juta.
Lantas, bagaimana komentar Wehelmi usai viral pelaku pamer Rp6 juta yang kini ramai dicancel atau ditolak netizen di medsos? Begini katanya.
Tuding Netizen Sering Suudzon
Dalam video yang beredar, Wehelmi melalui akun medsos pribadinya, menanggapi kritik publik yang sebelumnya ramai diarahkan kepada pelaku MBG.
Hal itu, termasuk terkait aksi joget dan pernyataan pendapatan Rp6 juta dalam pengelolaan SPPG yang dinilai menuai kontroversi.
Wehelmi lantas menuding, netizen di medsos hanyalah mengutarakan prasangka buruk atau suudzon usai viral kasus tersebut.
"Kalian (netizen) yang sering suudzon, berhati busuk, dengki," ujar Wehelmi sebagaimana dikutip dari unggahan Instagram @feedgramindo, pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Artikel Terkait
2 Rekomendasi Penginapan Baru di Ciamis, Cocok untuk Singgah sebelum Lanjutkan Perjalanan
Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SMP-MTs Terbaru 2026, Cocok untuk Latihan Tes Kemampuan Akademik Lengkap dengan Kunci Jawaban
Libur Lebaran 2026, Tempat Wisata di Gunungkidul Yogyakarta Dibanjiri Wisatawan, Pendapatan Capai Rp2,85 Miliar
Libur Lebaran Untungkan UMKM, Timus Goreng Karanganyar hingga Nanas Subang Diburu Pemudik
Gelar Pesta Rakyat di Ponpes Ora Aji Yogyakarta, Gus Miftah Bagikan ‘Uang Kasih Sayang’ hingga Jajanan Tradisional ke Ribuan Tamu
4 Langkah Strategis Pemkab Ciamis Hadapi Tantangan Ekonomi 2026, Salah Satunya Soal MBG
Orang Tua Wajib Tahu! Ini Aturan Baru Batas Usia Anak Bermain Media Sosial Menurut PP Tunas