Sabtu, 18 Juli 2026

Libur Lebaran 2026, Tempat Wisata di Gunungkidul Yogyakarta Dibanjiri Wisatawan, Pendapatan Capai Rp2,85 Miliar

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Jumat, 27 Maret 2026 | 18:39 WIB
Pantai Ngrumput, salah satu destinasi wisata di Gunungkidul, Yogyakarta (Web Kalurahan Banjarejo)
Pantai Ngrumput, salah satu destinasi wisata di Gunungkidul, Yogyakarta (Web Kalurahan Banjarejo)

PORTALOKA.ID - Momen libur lebaran 2026 benar-benar membawa berkah bagi berbagai Pemerintah Daerah.

Bagaimana tidak, sejumlah tampat wisata lokal nampak dibanjiri pengunjung. Hal ini juga sekaligus mendongkrak pendapatan daerah.

Seperti salah satunya di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Gununkidul, total pendapatan daerah selama 6 hari libur Lebaran 2026 mencapai Rp2,85 miliar.

Baca Juga: Deretan Pantai Eksotis di Gunungkidul Yogyakarta, Cocok untuk Piknik Bersama Keluarga di Hari Minggu

Angka ini ditopang oleh kunjungan wisatawan yang menembus 230.669 orang. Lonjakan ini terasa istimewa karena melampaui capaian tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, pada libur Lebaran 2025 yang berlangsung lebih lama, yakni 10 hari, pendapatan daerah hanya mencapai Rp1,7 miliar dengan jumlah wisatawan 163.591 orang. Artinya, dalam waktu yang lebih singkat, kinerja pariwisata tahun ini justru jauh lebih tinggi.

Tak hanya itu, Gunungkidul juga mencatat rekor pendapatan harian tertinggi sebesar Rp848,5 juta dalam satu hari, tepatnya pada 23 Maret 2026.

Capaian ini menunjukkan betapa tingginya minat wisatawan untuk mengunjungi destinasi unggulan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut selama musim liburan.

Baca Juga: Disebut Serpihan Surga, Yuk Intip Keindahan Pantai Ngrumput di Gunungkidul Yogyakarta, Bisa Camping di Tepi Laut Lho!

Dampak positif ini turut mendongkrak kinerja pendapatan daerah secara keseluruhan. Hingga periode Januari hingga April 2026, total pendapatan sudah mencapai Rp13,07 miliar.

Angka ini melonjak tajam dibanding periode yang sama tahun 2025 yang hanya sebesar Rp5,7 miliar, atau naik Rp7,33 miliar.

Pemerintah daerah melihat tren ini sebagai sinyal positif bahwa konsumsi masyarakat terus tumbuh, khususnya di sektor pariwisata.

Aktivitas wisata selama libur panjang seperti Lebaran terbukti menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X