PORTALOKA.ID - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadhan tengah jadi sorotan.
Menu kering MBG viral karena dianggap tidak sesuai dengan aturan harga per porsi untuk penerima manfaat.
Selain itu, keluhan yang dilayangkan oleh sejumlah guru dan orang tua murid dalam beberapa video viral juga berkaitan dengan makanan tak layak untuk dikonsumsi, seperti buah yang mulai busuk atau roti yang berjamur.
Kini, tak hanya soal menu, keluhan datang dari peraturan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang meminta lagi kantong MBG saat dibagikan kepada siswa.
Guru Harus Memindahkan Makanan MBG
Seorang guru di Blitar, Jawa Timur membagikan video saat para guru di sekolahnya mengajar harus memindahkan makanan dari kantong SPPG ke plastik sebelum dibagikan kepada siswa.
“Ini kalau muridnya banyak, gurunya juga kerja di MBG,” tulisnya dalam keterangan video yang diunggah lewat akun Instagram @jeng_saraz, dikutip pada Rabu, 4 Februari 2026.
Menurutnya, waktu mengajar guru jadi berkurang karena harus membantu memindahkan makanan dari kantong ke plastik.
“Kayak gini kan menambah pekerjaan guru, waktunya ngajar malah bungkusin MBG. Terus apa gunanya dikasih tas kantong ini?” imbuhnya.
Baca Juga: KPK Mulai Petakan Celah Korupsi MBG, Benarkah Harga Bahan Baku dari SPPG Berpotensi Kena Mark Up?
“Niatnya kan hemat plastik, ini (kantong) harusnya dikasih 2 biar satunya dianter terus dikembalikan, satunya buat anak-anak biar nggak bolak-balik,” lanjutnya dalam video yang kini sudah diputar lebih dari 1,2 juta penayangan itu.
Video lainnya juga diunggah oleh akun Instagram @suhardiayim, menunjukkan sejumlah guru bersama-sama memindahkan makanan dari kantong ke plastik baru.
“Semula kantong bertuliskan SPPG sampai ke sekolah kantongnya minta dikembalikan, kecil kemungkinan kantong kembali 100 persen, akhirnya pihak sekolah mengusulkan agar dikasih kantong plastik yg biasa digunakan untuk gula,” tulisnya dalam caption.
Artikel Terkait
THR ASN Sudah Cair Bertahap Sejak 26 Februari, Berikut Rincian Besarannya
THR ASN dan BHR Ojol Naik, Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi RI Melesat
Antisipasi Penutupan Selat Hormuz, Pemerintah Alihkan Sumber Pasokan Minyak
Konflik AS-Iran Memanas, Pemerintah Pastikan Perlindungan untuk Pemulangan Jemaah Umrah
BAZNAS Ciamis Raih Opini WTP Sembilan Kali, Ini Buktikan Kepercayaan Publik Meningkat
STIKes Muhammadiyah Ciamis Bersiap Transformasi Jadi Universitas Muhammadiyah Ciamis, Beberapa Fakultas Baru Siap Dibuka
Ketika Polisi Ciamis Gelar Gerakan Pangan Murah, Ini Sosok Dibalik Layar
Legislatif Siap Perjuangkan Kesejahteraan Guru Madrasah dan Sekolah Swasta: Kesetaraan Antara Negeri dan Swasta Bukan Hal Mustahil
Bukber Bareng Kapolresta Banyuwangi dan Insan Pers Mewarnai Keindahan Ballroom Hotel Kokoon Banyuwangi
KPK Mulai Petakan Celah Korupsi MBG, Benarkah Harga Bahan Baku dari SPPG Berpotensi Kena Mark Up?