PORTALOKA.ID - Sebagian publik di media sosial (medsos) tengah ramai menyoroti kasus teror yang dialami petugas pemadam kebakaran (Damkar), Khairul Umam.
Sebelumnya diketahui, Umum sempat membuat konten video edukasi tentang fungsi helm sebagai Alat Pelindung Diri (APD) yang benar melalui akun Instagramnya, @xkahirulumam.
Umam membagikan konten tersebut setelah ramainya kasus oknum polisi yakni MS, dalam kasus penganiayaan terhadap siswa MTs berinisial AT (14) hingga meninggal dunia di Kota Tual, Maluku.
Terlihat, petugas Damkar asal Depok, Jawa Barat itu membuat sebuah konten video yang disebut untuk mengedukasi kalau APD harus digunakan dengan cara yang baik dan benar.
"Saya mau kasih tahu, ini namanya helm, gunanya itu buat melindungi kepala, bukan buat menghancurkan kepala," kata Umam melalui akun Instagram pribadinya @xkhairulumam, pada Minggu, 22 Februari 2026.
"Katanya bulan puasa setan pada dipenjara, kok masih ada?" tambahnya.
Kendati demikian, kini ternyata kontennya justru dinilai telah memancing datangnya teror yang langsung mengarah ke sang petugas damkar.
Teror Ancaman Lewat WA
Dalam postingan lainnya, Umam menyebut, 3 hari setelah konten video 'fungsi helm' itu ditayangkan, dirinya kini mendapatkan teror dari orang asing.
Petugas Damkar itu menuturkan, teror yang berisi ancaman itu sampai dilakukan ke chat pribadi nomor WhatsApp (WA) pribadinya.
"Jadi setelah konten saya yang 'Day 1 kenali fungsi APD' itu banyak banget teror, bahkan sudah sampai WA," ujar Umam lewat akun Instagram @xkhairulumam, pada Rabu, 25 Februari 2026.
"Dan saya juga belum tahu siapa ini ini orang," tambahnya.
Artikel Terkait
Soroti Kontroversi Awardee LPDP yang Dinilai Rendahkan Negara, Helmy Yahya: Itu Uang Rakyat
Baraya Lintas Kota Ciamis Berdonasi Ramadhan Peduli Yatim, Ini Pahala Menyantuni Yatim Piatu!
Kemenag Siapkan Anggaran Rp4,5 Triliun untuk BOS Madrasah dan BOP RA, Menag: Sebelum Idul Fitri Cair!
Viral Telur Rebus MBG di Magetan Masih Ada Kotoran Ayam, Pertanyakan Ketelitian Pihak SPPG: Segitu Besarnya Masa Nggak Kelihatan?
Tunjangan Apa Saja yang Diterima Guru Madrasah Swasta setelah Diangkat jadi PPPK? Ini Rinciannya
Gus Miftah Buka Puasa Bareng Pekerja Colosseum Jakarta, Kembali Berdakwah di Klub Malam
Viral Guru Honorer di Probolinggo Jadi Tersangka usai Diduga Rangkap Jabatan, Gajinya Dianggap Kerugian Negara