PORTALOKA.ID - Sedekah pribadi dari Presiden Prabowo Subianto untuk tradisi Meugang menguatkan masyarakat Aceh menyambut bulan suci Ramadhan. Apalagi, sebagian masyarakat Aceh baru saja tertimpa bencana pada November 2025 lalu.
“Sedekah dari Presiden Prabowo sangat menyenangkan hati karena (kami) sedang dalam keadaan musibah kayak ini. Hari Meugang kami sangat meriah seperti-seperti yang dulu,” kata seorang warga Desa Geudumbak, Langkahan, Aceh Utara, di lokasi, Selasa, 17 Februari 2026.
Warga Desa Geudumbak tampak antusias menyiapkan Kuah Beulangong, gulai tradisional khas Aceh, untuk menyambut Meugang.
Sapi dari Prabowo tersebut diantarkan ke warga oleh relawan dari Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) dan kelompok relawan lainnya.
Baca Juga: Prabowo Tiba di Washington DC, Siap Memulai Misi Ekonomi dan Perdagangan
Masakan disiapkan menggunakan wajan besar dan dimasak memakai kayu bakar. Mereka juga memasak nasi dalam porsi besar agar bisa dimakan beramai-ramai.
Bahan dasar Kuah Beulangong tak lain adalah leumo atau sapi. Sapi itu lantas disembelih untuk dijadikan masakan menyambut Ramadan.
“Orang Aceh bilang ini Kuah Beulangong. Itu sudah puas sekali karena ini tradisi yang paling diutamakan kalau di Aceh ini,” kata dia.
Begitu matang, masyarakat antusias menyantapnya. Satu per satu mereka menyendok kuah yang masih berasap.
Baca Juga: Curhat Seorang Ibu di Aceh Tamiang, Ingin Melatih Anak-anaknya Puasa Ramadan dari Tenda Pengungsian
Meski dalam suasana bencana, tradisi Meugang tetap berlangsung meriah. Masyarakat Aceh mengaku senang dengan pemberian sapi tersebut.
“Sangat menyenangkan hati. Kami tidak sanggup membalas kekasihannya. Hanya kami serah kepada Allah SWT,” katanya.
Selain sumbangan sapi yang diantar oleh Bakom RI, Presiden juga menyalurkan bantuan kemasyarakatan senilai Rp72,5 miliar untuk sapi Meugang bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh.
Sebanyak 1.455 sapi Meugang diserahkan secara simbolis kepada 19 pemerintahan kabupaten/kota pada Selasa (10/2) lalu oleh Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian.
Artikel Terkait
Di Hadapan Komisi VIII DPR RI dan Guru Honorer, Kakanwil Kemenag Jabar Sampaikan Proses Usulan 630 Ribu PPPK Guru Madrasah
Ribuan Warga Masyarakat Utama Ciamis Turun dalam Aksi Gotong Royong Normalisasi Sungai Daerah Irigasi Dadaran Dawuan Ciancang
Bersama Seskab Teddy dan Bahlil, Presiden Prabowo Terbang ke Amerika Serikat untuk Bertemu dengan Trump
Brimob Batalyon D Pelopor Polda Jabar Terjunkan Pasukan dalam Aksi Gotong Royong Normalisasi Sungai Daerah Irigasi Dadaran Dawuan Ciancang
KNPI Kota Tasikmalaya Soroti Tata Kelola Birokrasi, Tardiwan: Jangan Ada 'Permainan Catur' dalam Kepemimpinan Tasikmalaya
Sambut Ramadhan 1447 H, Ratusan Warga Maleber Ciamis Meriahkan Pawai Taaruf
Unik! Bukan Pakai Ompreng, MBG di Sekolah Ini Disajikan Prasmanan, Siswa Bisa Pilih Menu Sendiri
Guru Madrasah Swasta Tak Lagi jadi Anak Tiri, Kemenag Usulkan 630 Ribu Formasi, Bagaimana Mekanisme Pengangkatannya?
Tanggul Sungai Citalahab Jebol, Ratusan Rumah dan Ratusan Hektare Sawah di Pamarican Ciamis Terendam
Nikah 18 Tahun dengan WNI, Wanita Malaysia Ini Dijemput Pulang ke Negaranya, Alasannya Bikin Miris