CIAMIS, PORTALOKA.ID - Dalam rangka memperingati Hari Lahan Basah Sedunia 2026, Persatean Pesantren Ortodoks Kabupaten Ciamis dan Permata Lingga bekerjasama dengan Pemerintah Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis menggelar aksi gotong royong membersihkan sungai Daerah Irigasi Dadaran Dawuan Ciancang, Senin, 16 Februari 2026.
Aksi gotong royong ini melibatkan 1.731 orang yang terdiri atas warga Desa Utama dan pihak-pihak yang bersinergi antara lain, Brimob Polda Jabar Batalyon D Pelopor, Polres Ciamis, BPBD, DPUTRP Kabupaten Ciamis, BBWS Banjar dan masyarakat umum.
Hari Lahan Basah Sedunia 2026, dengan tema "Lahan Basah dan Pengetahuan Tradisional: Merayakan Warisan Budaya," diadakan di Desa Utama untuk mengeksplorasi hubungan yang mendalam antara lahan basah dan praktik budaya pertanian di Desa Utama.
Acara dibuka oleh Sekda Kabupaten Ciamis, Dr Andang Firman Triyadi.
Hadir dalam kegiatan tersebut, PUTRP Kabupaten Ciamis, DPRKPLH Ciamis, BPBD Ciamis, Dinas Pariwisata, Disbudpora Ciamis, BBWS Citanduy, Brimob Batalyon D Pelopor, Polres Ciamis, Kodim Ciamis, KCD Kehutanan Wilayah VII, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ciamis, Camat Cijeungjing, PC NU Ciamis dan Kapolsek Cijeungjing berserta organisasi masyarakat lainnya.
Baca Juga: Gaspool Ciamis Juara 1 Kejurda Voli U-14 Jabar 2026, PBVSI: Bukti Pembinaan Berjalan Baik
Sekda Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi mengatakan, aksi gotong royong membersihkan sungai adalah bagian dari tradisi baik. Ini harus menjadi salah satu kegiatan masyarakat untuk menjaga daerah irigasi Dawuan Ciancang.
"Sesuai arahan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, masyarakat diminta menggalakkan pertanian organik. Ini merupakan prioritas Kabupaten Ciamis yang didukung oleh masyarakat petani di Desa Utama," ujar Sekda.
Hal yang sama disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Pertanahan Dr H. Taufik Gumelar.
"Tentu kami merasa bangga dengan masyarakat Kabupaten Ciamis khususnya Desa Utama yang masih memelihara semangat gotong royong dalam berbagai hal dan hari luar biasa mampu berkolaborasi memelihara fasilitas umum Daerah Irigasi Dadaran Dawuan Ciancang," ujarnya.
Baca Juga: Sambut Ramadhan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ciamis Gelar Bazar Pangan Murah
Dikatakan Taufik, ditengah kondisi saat ini yang serba terbatas di berbagai bidang, tentunya peranserta, gotong royong masyarakat dan kolaborasi dengan semua pihak menjadi solusi paling efektif.
"Alhamdulillah semua masyarakat mendukung sehingga gotong royong ini bisa terlaksana dengan lancar dan sukses," kata Taufik.
"Spirit gotong royong ini adalah bagaimana kita merasa memiliki dengan ikhlas, agar ke depan menjadi motivasi terbesar untuk menjaga lingkungan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Masjid Rahmatullah BRP Panglayungan Tasikmalaya Tebar Berkah, Ribuan Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan
Nadran di Situs Manguntapa, Jejak Syukur yang Tak Pernah Usang
Gaspool Ciamis Juara 1 Kejurda Voli U-14 Jabar 2026, PBVSI: Bukti Pembinaan Berjalan Baik
Siswa SD Asal Bandung yang Diundang NASA usai Raih Juara Olimpiade Sains Internasional, Koleksi 18 Medali
Siap-Siap jadi ASN! Kemenag Beri Bocoran Proses Pengangkatan PPPK Guru Madrasah Swasta yang Sedang Berjalan
Diduga Terlambat Datang ke Sekolah, Mobil MBG Disoraki Siswa
Menkeu Purbaya Spill Jadwal Pencairan THR PNS dan PPPK 2026, Anggaran Capai Rp55 Triliun
Kisah Relawan SPPG Bisa Beli Motor setelah Kerja di Dapur MBG: Dulu Beli Beras 1 Kilopun Susah
VIRAL! Relawan SPPG Pamer Gaji Pertama 10 Hari Kerja Dapat Rp1,3 Juta, Warganet Bandingkan dengan Gaji Guru Honorer
Di Hadapan Komisi VIII DPR RI dan Guru Honorer, Kakanwil Kemenag Jabar Sampaikan Proses Usulan 630 Ribu PPPK Guru Madrasah