PORTALOKA.iD - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata banyak membawa berkah bagi keluarga petani dan perajin kecil di berbagai desa di tanah air.
Selain pendapatan semakin meningkat, mereka bisa membantu tetangga yang menganggur dengan membuka lapangan kerja baru.
Bahkan karena sekarang semua sibuk bekerja di dapur MBG, mereka pun sembuh dari bermain judi online.
Hal itu dikarenakan waktunya sibuk bekerja baik sebagai pemasok di dapur MBG atau sebagai pekerja langsung di dapur MBG.
Hal itu pula yang dirasakan Sumarti, seorang nenek perajin tahu dari Desa Sidorejo, Kecamatan Kebon Sari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
Sebagai perajin tahu, selama ini dia hanya bisa menjual maksimal 2 ember tahu buatannya di pasar desa.
“Dulu tidak mesti. Kalau pasar sedang ramai, bisa habis semua, tapi kalau sedang sepi, seember pun kadang tak habis,” ujarnya.
Namun sejak menjadi pemasok tahu ke SPPG di desanya, nenek Sumarti kini bisa tersenyum.
Dengan dibantu menantunya, Dwiyono alias Geye, pabrik tahunya semakin berkembang.
Jika semula hanya mampu memproduksi 50 kg kedelai per hari, kini dia mampu memproduksi 2 kwintal kedelai dalam sehari.
“Alhamdulah penghasilan meningkat, karyawan juga nambah,” ujarnya.
Namun yang paling membahagiakan nenek Sumarti adalah kebiasaaan menantunya yang selama ini menjadi penjudi online.
Artikel Terkait
VIRAL! Tangis Guru Honorer Pecah, Bandingkan Gajinya dengan Sopir MBG: Miris Hati Saya
Potret Perjuangan Petugas SPPG di Pedalaman NTT, Seberangi Sungai Antar MBG
Meroket! Kepala BGN Ungkap Program MBG Tahun 2026 Sedot Anggara Rp248 Triliun
DPR Kritik BGN Soal PPPK SPPG hingga Singgung Gaji Sopir MBG Lebih Tinggi dari Guru: Tolong Bisiki Pak Presiden
Cerita Yayak Surayak Perajin Telur Asin di Madiun Jawa Timur, Omset Naik 4000 Persen Gara-gara Program MBG