PORTALOKA.ID - TNI Angkatan Darat (AD) telah merampungkan pembangunan Jembatan Gantung Lo Pasir di atas Sungai Lo Pasir, Desa Karanggayem, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Jembatan ini merupakan bagian dari program bantuan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memperkuat infrastruktur dasar serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, jembatan berwarna hijau tersebut membentang kokoh dengan panjang 50 meter dan lebar 1,2 meter.
Untuk menjamin keselamatan pengguna, jembatan dilengkapi pagar pengaman setinggi satu meter berbahan kawat harmonika, sehingga dapat dilintasi masyarakat dengan aman dan nyaman.
Baca Juga: Begini Tangis Haru Keluarga Eks Dirut ASDP Dengar Pengumuman Rehabilitasi dari Prabowo
Sejak rampung, jembatan Lo Pasir langsung dimanfaatkan warga untuk menunjang aktivitas ekonomi sehari-hari.
Masyarakat tampak hilir-mudik mengangkut hasil pertanian dan membawa barang dagangan.
Bahkan, jembatan ini juga sudah dapat dilalui kendaraan roda dua, mempercepat mobilitas warga setempat.
Pembangunan jembatan ini berawal dari aspirasi masyarakat Desa Karanggayem yang selama ini menginginkan adanya akses penyeberangan di Sungai Lo Pasir.
Baca Juga: Presiden Prabowo Ingatkan Petinggi BUMN: Kalau Tak Sanggup Mengabdi, Berhenti Saja
Keinginan tersebut dilatarbelakangi kebutuhan akan jalur yang lebih singkat dan aman untuk menunjang aktivitas pendidikan, perekonomian, serta akses terhadap layanan sosial.
Aspirasi warga tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh prajurit TNI Angkatan Darat yang bertugas di wilayah tersebut.
Artikel Terkait
TERUNGKAP! Bukan Rp150 Juta, Biaya Pembuatan Sumur Bor di Aceh yang Kedalaman Mencapai 89 Meter Ternyata Segini
Kepala Dishub Palembang Buka Suara usai Viralnya Dugaan Pungli terhadap Relawan Bencana Aceh di Terminal Karya Jaya
Menkes Keluhkan Mahalnya Harga Pesawat ke Aceh: Murah Kirim Tim Medis Lewat Malaysia
Turut Didukung BRI, Danantara Serahterimakan Huntara bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
Mendiktisaintek Sebut Ada 82 Perguruan Tinggi Turun Tangan Pulihkan Aceh, Sumut, dan Sumbar