Sabtu, 18 Juli 2026

Mendiktisaintek Sebut Ada 82 Perguruan Tinggi Turun Tangan Pulihkan Aceh, Sumut, dan Sumbar

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Jumat, 16 Januari 2026 | 16:43 WIB
Mendiktisaintek sebut peran perguruan tinggi untuk pulihkan bencana Sumatera (IST)
Mendiktisaintek sebut peran perguruan tinggi untuk pulihkan bencana Sumatera (IST)

PORTALOKA.ID - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) menyebutkan bahwa 82 perguruan tinggi dilibatkan langsung dalam upaya pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Hal ini dengan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto.

"Menindaklanjuti arahan langsung Bapak Presiden terkait penanganan bencana khususnya di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, perguruan tinggi yang ada bersama-sama dengan kementerian telah melakukan kegiatan di tiga provinsi mencakup 31 kabupaten dan kota, 104 kecamatan dengan melibatkan 82 perguruan tinggi," kata Brian dalam pertemuan dialog antara Presiden RI Prabowo Subianto dan 1.000 akademisi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/1).

Dia mengungkapkan 82 perguruan tinggi tersebut telah mengirimkan 3.746 personel kesehatan yang terdiri dari 2.260 tenaga medis (dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, mahasiswa kedokteran), 1.267 tenaga kesehatan, serta 219 relawan umum.

"Perguruan tinggi tentu hadir bukan hanya sebagai pengamat, tetapi juga sebagai solusi bagi bangsa," ucapnya.

Baca Juga: UMKM Binaan BRI 'Kain Indonesia by Shifara', Hidupkan Nafas Wastra Nusantara Lewat Koleksi Office Wear

Pada kesempatan itu, Brian juga memaparkan saat ini terdapat 4.614 perguruan tinggi negeri dan swasta. Tercatat ada 303 ribu dosen dengan beragam latar belakang keilmuan, serta 9,9 juta mahasiswa aktif di seluruh Indonesia.

"Tentunya ini akan menjadi sumber daya manusia unggul untuk berperan dalam memajukan bangsa," ucapnya.

Setiap tahun, perguruan tinggi di seluruh Indonesia menghasilkan 1,7 juta lulusan baru dengan latar belakang pendidikan sains dan teknologi, kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga ilmu sosial dan humaniora.

Menurut Brian, ini merupakan modal sumber daya manusia yang sangat besar yang dapat menentukan daya saing Indonesia di masa mendatang.***

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X