Teknik lowering system biasa diterapkan dalam operasi vertical rescue dengan memakai tandu basket.
Proses pengangkatan jenazah menggunakan sistem 3:1 dan penurunan jenazah 4:1.
Baca Juga: Kronolgi Lengkap Kecelakaan Toyota Rush vs Isuzu Panther di Ngadirojo Wonogiri, 2 Orang Terluka
Sistem penurunan tersebut membagi beban menjadi 4 sehingga lebih ringan.
"Kita menggunakan sistem lowering dalam penurunannya."
"Kita memakai tandu basket karena jenazah tidak mungkin dimasukkan ke dalam peti."
"Karena ukurannya terlalu besar, dengan berat badan kurang lebih 200 kilogram," kata Matias Andri, Senin, 5 Januari 2026.
Ada 12 personel yang diterjunkan untuk proses pemakaman tersebut.
Petugas tidak mengalami kendala saat proses pemakaman. ***
Artikel Terkait
BESOK PENDAFTARAN! Simak Tata Cara Daftar Seleksi PPPK 2025 Kementerian HAM, Ada 500 Formasi, Siapkan KTP dan KK
Jadwal Lengkap Rekrutmen PPPK 2025 Kementerian HAM, Tersedia 500 Formasi, Daftar Yuk!
Kronolgi Lengkap Kecelakaan Toyota Rush vs Isuzu Panther di Ngadirojo Wonogiri, 2 Orang Terluka
Kecelakaan Dump Truck vs Motor Honda di Simpang Empat Purwantoro Wonogiri, 1 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit, Begini Kronologinya
Hangatkan Masakan lalu Ditinggal Melayat, Dapur Rumah Warga di Bojong Pekalongan Ludes Terbakar