CIAMIS , PORTALOKA.ID - Dapur Mutiara Cantika Baregbeg yang sebelumnya dihentikan sementara, sejak Selasa, 16 Desember 2025 kembali beroperasi.
Kekisruhan yang terjadi sebelumnya telah diselesaikan oleh semua stakeholder Dapur Mutiara Cantika.
"Alhamdulillah akhirnya menemui titik temu setelah dilakukan mediasi bersama stakeholder dan saya sebagai Camat Baregbeg, Selasa, 16 Desember 2025," kata Camat Baregbeg Dede Hendara, Rabu, 17 Desember 2025.
"Mediasi tersebut digelar sebagai upaya penyelesaian berbagai persoalan yang sempat mencuat dan menjadi perhatian masyarakat setempat," sambungnya.
Baca Juga: Sambut Libur Nataru, BRI Siapkan Rp21 Triliun untuk Memenuhi Kebutuhan Transaksi Masyarakat
Mediasi berlangsung di Kantor Kecamatan Baregbeg, Ciamis dan dihadiri oleh Camat Baregbeg, perwakilan pengelola Dapur Mutiara Cantika, unsur pemerintah desa, serta tokoh masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat mengedepankan musyawarah dan mencari solusi yang adil demi menjaga kondusivitas wilayah.
Camat Baregbeg Dede Hendara menegaskan, mediasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh kegiatan usaha Dapur Mutiara Cantika berjalan sesuai aturan, sekaligus tetap memperhatikan kepentingan lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, dari hasil mediasi ini sudah ada kesepahaman bersama. Pengelola dapur siap memperbaiki dan melengkapi hal-hal yang menjadi catatan, sementara masyarakat diharapkan tidak lagi terprovokasi isu yang belum tentu benar,” ujarnya.
Baca Juga: Dede Hendara Camat Baregbeg yang Paling Humoris, 4 Bulan Lagi Memasuki Masa Pensiun
Dikatakan Dede, pihaknya mengucapkan terimakasih atas apresiasi dan kerjasama semua stakeholder Dapur Mutiara Cantika telah melakukan upaya terbaik.
"Bagaimanapun penerima manfaat dari Dapur Mutiara Cantika adalah masyarakat Baregbeg. Oleh karena itu saya menghimbau agar semua pihak bisa saling mendukung program MBG," ujarnya.
Pihak pengelola Dapur Mutiara Cantika menyatakan komitmennya untuk mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk perizinan, kebersihan lingkungan, serta pengelolaan aktivitas dapur agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi warga sekitar.
Artikel Terkait
Detik-detik Menegangkan! Boat Getek Penyeberangan di Peusangan Selatan Terbalik, 1 Orang Dilaporkan Hilang
1.233 PPPK Paruh Waktu Kota Batu Resmi Dilantik, Ini Bocoran Gajinya
Milangkala ke-4 Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar, Ini Pesan Komandan, Brimob Harus Tetap Humanis dan Rendah Hati
Pemkot Madiun Serahkan SK 1.405 PPPK Paruh Waktu, Kepala BKPSDM Sebut Gaji ASN yang Baru Dilantik Minimal Segini
Kapolres Klaten Cek Jalur Mudik Nataru 2026 hingga Kawasan Wisata Prambanan
Pria Penderita Stroke Bingung dan Tersesat di Delanggu Klaten, Polisi Evakuasi Antar Pulang ke Rumah
Bakar Kain dan Foto, ODGJ di Wedi Klaten Dievakuas ke Rumah Sakit, Polisi Amankan Senjata Tajam dari Dalam Kamar
Perkuat Posisi 'Satu Bank Untuk Semua', BRI Lakukan Corporate Rebranding Secara Menyeluruh sebagai Pilar Transformasi
1.119 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Magetan Sudah Kantongi SK Pengangkatan, Berapa Gajinya?
Pemkab Jepara Lantik 1.813 PPPK Paruh Waktu, Bupati Bocorkan Besaran Gajinya