Minggu, 19 Juli 2026

HUT ke-4 Batalyon D Pelopor Cineam, Pasukan Brimob Gelar Nyaah Ka Indung, Banjir Air Mata Melihat Emak Odah Terbaring di Gubuk Derita

Photo Author
Bang Sufi, Portaloka
- Jumat, 5 Desember 2025 | 20:36 WIB
Program Nyaah Ka Indung Satbrimob Polda Jabar Batalyon D Pelopor Cineam di tiga desa di Ciamis (Portaloka.id/Bang Sufi)
Program Nyaah Ka Indung Satbrimob Polda Jabar Batalyon D Pelopor Cineam di tiga desa di Ciamis (Portaloka.id/Bang Sufi)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Dalam rangka memperingati HUT ke-4 Batalyon D Pelopor Cineam Tasikmalaya, pasukan Bhayangkara Brimob menggelar program "Nyaah Ka Indung" di Desa Mangkubumi dan Bendasari, Kecamatan Sadananya serta terakhir di Desa Margaluyu, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Jumat, 5 Desember 2025.

Program Nyaah Ka Indung ini bekerjasama dengan Haji Wahyu Durian Kujang.

Kegiatan ini dipimpin oleh IPDA Suryadi Gono Pamungkas, SH, Danton 2 Kompi 3 Yon D Pelopor Satbrimob Polda Jabar.

Komandan Brimob Batalyon D Pelopor Cineam Tasikmalaya, Kompol Adjang Suhendar, SE, MM, melalui Danton 2 Kompi 3 Yon D Pelopor, IPDA Gono mengatakan, program Nyaah Ka Indung sudah berjalan satu tahun.

Baca Juga: Lahir dari Kas Masjid, Begini Cikal Bakal BRI Yang Berusia 130 Tahun

Pada hari ini agenda Nyaah Ka Indung digelar di tiga desa sekaligus.

"Kami berbagi sembako sembako untuk lansia di Desa Mangkubumi, Bendasari, Kecamatan Sadananya dan Desa Margaluyu, Kecamatan Cikoneng," katanya.

"Ini adalah ekspresi rasa syukur atas ulang tahun Batalyon D Pelopor ke-4 dan sekaligus bentuk kepedulian kami terhadap ibu-ibu lansia," sambungnya.

Menurut IPDA Gono, Batalyon D Pelopor Cineam Tasikmalaya pada 15 Desember 2025 tepat berusia 4 tahun.

Baca Juga: Pemdes Margaluyu Cikoneng Ciamis Ultimatum Owner Durian Kujang Segera Angkat Kaki

Untuk mengisi hari sakral ini Brimob Batalyon D Pelopor meluncurkan program Nyaah Ka Indung.

"Melalui program Nyaah Ka Indung, setiap anggota Brimob diharapkan bisa merasakan kepedihan dan penderitaan seorang ibu yang lanjut usia. Brimob harus dekat dengan masyarakat sekitarnya, terutama seorang Ibu," ujar Gono.

Owner Durian Kujang, Haji Wahyu menambahkan, pada hari ini kegiatan Nyaah Ka Indung banjir air mata, karena yang dikunjungi para lansia yang sakit parah dan lansia sebatang kara.

"Kami prihatin melihat keadaan Emak Odah warga Bendasari Kecamatan Sadananya yang ditelantarkan oleh keluarganya karena sakit parah. Dia ditempatkan di saung satu petak sempit tanpa kasur dan tidak layak huni, ini sungguh tidak manusiawi," ujarnya.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X