Kamis, 4 Juni 2026

AHY Singgung Kemungkinan APBN Jadi Solusi Restrukturisasi Proyek Kereta Cepat

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 3 November 2025 | 21:38 WIB
AHY menyebut negara akan hadir untuk menyelesaikan persoalan finansial proyek Kereta Cepat Whoosh.  (setneg.go.id)
AHY menyebut negara akan hadir untuk menyelesaikan persoalan finansial proyek Kereta Cepat Whoosh. (setneg.go.id)

“Termasuk beberapa saat yang lalu Pak Presiden menyampaikan kenapa tidak Jakarta-Surabaya bahkan sampai dengan Banyuwangi,” imbuh AHY.

Rencana tersebut menjadi bagian dari visi besar pemerintah dalam membangun konektivitas antarkota di Pulau Jawa.

Jalur cepat ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas manusia dan barang serta meningkatkan produktivitas ekonomi di wilayah yang dilalui.

Baca Juga: BRI Buka Akses Keuangan dan Dorong Ekonomi Desa Padang Mantinggi Melalui AgenBRILink Koperasi Merah Putih

APBN Disiapkan Jadi Bagian Solusi

Lebih lanjut, AHY memberikan sinyal bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan menjadi bagian dari solusi restrukturisasi keuangan KCJB.

Pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan dana APBN dalam porsi tertentu guna menjaga stabilitas pembiayaan proyek.

“Infrastruktur transportasi termasuk kereta itu juga tentunya negara hadir di situ apakah ikut bernegosiasi (dengan APBN) ada bagian nanti pengembangan konsep ini,” pungkasnya.

Baca Juga: Satpam BSI Tower Diduga Usir Peserta Aksi Damai Guru Madrasah, PGMM Layangkan Protes, Manajemen BSI Beri Respons Cepat

Krisis Pembiayaan Jadi Sorotan Publik

Seperti diketahui, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah menjadi sorotan publik karena membengkaknya biaya pembangunan dan beban keuangan yang harus ditanggung konsorsium pelaksana proyek.

Pemerintah kini berupaya mencari formula terbaik agar proyek ini tetap beroperasi optimal tanpa menambah beban keuangan negara secara berlebihan.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X