Minggu, 19 Juli 2026

Ketua DPRD Ciamis Tak Setuju Sekolah Diisi Guru Honorer dan Tenaga Kontrak

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:31 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Nanang Permana menemui massa aksi damai aliansi guru honorer madrasah (Portaloka.id/Arman)
Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Nanang Permana menemui massa aksi damai aliansi guru honorer madrasah (Portaloka.id/Arman)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Nanang Permana mengaku tidak setuju sekolah diisi oleh guru honorer dan tenaga kontrak.

Hal itu disampaikan Nanang saat menemui pengunjung rasa dalam aksi damai Aliansi Honorer Kemenag Ciamis, di gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Selasa, 21 Oktober 2025.

Aksi damai tersebut diikuti ribuan guru honorer madrasah se-Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Nanang Permana menemui massa aksi damai yang memenuhi jalan di depan gedung DPRD Ciamis.

Baca Juga: Soal Polemik Kursi Kosong Wakil Bupati, Ini Jawaban Ketua KPU Kabupaten Ciamis Oong Ramdani

Ia juga menyempatkan diri naik ke atas mobil komando dan menyampaikan orasi di hadapan para guru.

Dalam orasinya, Politisi PDI Perjuangan itu mendukung aksi yang dilakukan oleh aliansi guru honorer Kemenag.

"Sebagai Ketua DPRD saya mendukung perjuangan saudara-saudara sekalian karena saya juga pernah menjadi guru madrasah swasta di Banjar," kata Nanang.

Nanang menyebut, ada kebijakan yang salah dari pemerintah terhadap guru honorer.

Baca Juga: Ribuan Guru Honorer Madrasah Swasta Gelar Aksi Damai di Depan DPRD Kabupaten Ciamis, Tuntut Kesetaraan dan Kesejahteraan

Kebijakan yang dimaksud, lanjut Nanang, menyamakan honorer guru dan non guru.

"Saya tidak berani mengatakan tidak adil, tapi ada kebijakan yang tidak tepat yang dilakukan pemerintah, menyamakan honorer guru dengan honorer non guru. Harusnya diperlakukan beda," ujarnya.

"Guru itu tugasnya mencerdaskan kehidupan bangsa, masa mencerdaskan kehidupan bangsa oleh tenaga kontrak. Bagaimana bisa cerdas bila gurunya tidak dihargai sebagaimana pegawai negeri, sebagaimana pejabat negara," lanjutnya.

Dia pun mendukung langkah yang dilakukan Aliansi Honorer Kemenag Ciamis yang menuntut perubahan regulasi mengenai guru honorer.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X