Sabtu, 18 Juli 2026

Pesan Mendalam Prabowo di Momen Penyerahan Rp13,2 T Uang Negara dari Korupsi Minyak Kelapa Sawit

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Senin, 20 Oktober 2025 | 17:22 WIB
Rp 13,2 T Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Korupsi (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Rp 13,2 T Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Korupsi (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

PORTALOKA.ID — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada Jaksa Agung beserta jajaran atas keberhasilan menyelamatkan uang negara sebesar Rp13,25 triliun dari kasus korupsi di sektor minyak kelapa sawit.

Prabowo menegaskan, capaian besar ini merupakan bukti kerja keras dan keteguhan aparat penegak hukum yang harus terus dilanjutkan tanpa keraguan.

“Saya sampaikan penghargaan kepada Kejaksaan. Terima kasih. Tapi saya ingatkan, masih banyak tugas kita. Jangan surut, jangan malas, jangan menyerah,” ujar Prabowo dalam acara Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara pada perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO dan turunannya di Kejaksaan Agung RI, Senin, 20 Oktober 2025.

Presiden menekankan besarnya dampak sosial dan ekonomi dari dana yang berhasil dikembalikan ke kas negara. Menurutnya, uang senilai Rp13 triliun itu dapat digunakan untuk merenovasi lebih dari 8.000 sekolah, membangun sekitar 600 kampung nelayan modern, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.

Baca Juga: Genap Setahun Pemerintahannya, Prabowo Saksikan Rp13 T Uang Negara Berhasil Diselamatkan dari Koruptor

Prabowo juga menyoroti bahwa kekayaan alam bangsa selama ini terlalu lama dieksploitasi oleh segelintir pihak, sementara rakyat kecil tidak menikmati hasilnya.

“Hasil bumi dan air diambil, dikeruk, dibawa ke luar negeri. Rakyat kita sampai kesulitan minyak goreng berminggu-minggu. Ini sangat kejam, tidak manusiawi,” tegasnya.

Bertepatan dengan satu tahun masa jabatannya sebagai Presiden, Prabowo menilai pengembalian uang negara tersebut sebagai pertanda baik, yaitu bahwa negara benar-benar hadir membela kepentingan rakyatnya.

“Ini kerja yang mulia. Kita harus selamatkan kekayaan bangsa. Indonesia sangat kaya, dan kalau kita kelola dengan berani dan benar, kita akan cepat bangkit,” ujarnya.

Baca Juga: Kejaksaan Kembalikan Uang Negara Rp13,2 T, Prabowo: Ini Sudah Berjalan Kurang Lebih Hampir 20 Tahun

Prabowo juga menyerukan dengan penuh semangat kepada seluruh jajaran Kejaksaan Agung agar terus menegakkan hukum tanpa pandang bulu dan mengejar kekayaan negara yang diselewengkan.

“Saya greget. Kalau bisa, kita kejar lagi kekayaan-kekayaan itu. Jangan takut, jangan malas,” pungkasnya.

Kasus korupsi di sektor minyak goreng bermula dari praktik manipulasi kewajiban pasokan dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO) pada awal 2022. Sejumlah perusahaan besar lebih memilih mengekspor minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya untuk meraup keuntungan lebih tinggi dari harga internasional, yang saat itu mencapai US$1.628 per ton atau sekitar Rp23,6 juta, jauh di atas harga domestik Rp14.250 per liter.

Dalam penyidikan, Kejaksaan Agung menemukan adanya pemberian gratifikasi kepada pejabat Kementerian Perdagangan untuk memuluskan izin ekspor. Akibatnya, pasokan minyak goreng di pasar domestik menipis dan harga melonjak tajam.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X