Baca Juga: Diberdayakan BRI, Usaha Pecel Ini Naik Kelas Jadi Kuliner Favorit Kota Batu
Sementara itu, analis ketahanan pangan diminta menyusun analisis gizi masyarakat yang dapat mendukung upaya penurunan stunting.
Pengelola arsip juga mendapat perhatian khusus. Farhan ingin arsip-arsip penting Kota Bandung digitalisasi sebagai memori kolektif dan bukti akuntabilitas publik.
“Dinas Kearsipan harus sibuk, bukan sepi. Arsip adalah sejarah sekaligus tanggung jawab kita,” ucapnya.
Di sektor kesehatan, Farhan menyebut peran bidan dan perawat sebagai garda terdepan.
Baca Juga: Terungkap Identitas Mayat Pria Terapung di Pantai Baron Gunungkidul Yogyakarta
“Bagaimana interaksi Anda dengan pasien akan menentukan citra layanan kesehatan pemerintah,” katanya.
Sedangkan di bidang investasi, penata kelola penanaman modal diminta menciptakan iklim usaha yang sehat agar Bandung semakin menarik bagi investor. Hal ini menurut Farhan akan memperkuat pertumbuhan ekonomi kota.
“Keragaman tugas ASN luar biasa. Semua harus dijalankan dengan integritas, jangan tergoda kepentingan jangka pendek. Mari wujudkan Bandung Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
5 Ide Bisnis Bagi Pemula: Modal Terjangkau Risiko Minim, Gen Z dan Milenial Bisa Banget
Terungkap Identitas Mayat Pria Terapung di Pantai Baron Gunungkidul Yogyakarta
Presiden Prabowo Jadi Tamu Hari Kemenangan Tiongkok, Bersanding dengan Xi Jinping hingga Vladimir Putin
Nasabah Keluhkan Aplikasi Byond Milik Bank BSI yang Error, Kesulitan Transaksi hingga Uangnya Tertahan
LPPL Radio Kuningan FM Perkuat Sinergi Pentahelix untuk Konten yang Lebih Informatif dan Edukatif
Rumah Warga di Karanganyar Pekalongan Terbakar, Kerugian Capai Rp 15 Juta
Viral! Menteri Agama Sebut Kalau Niat Cari Untung Jangan Jadi Guru, Jadilah Pedagang
BPK Evaluasi Kinerja Pengentasan TBC di Sumedang
Menteri Agama Minta Maaf dan Klarifikasi Ucapan 'Kalau Cari Uang Jangan Jadi Guru'
Ratusan Ojol Turun ke Jalan Lakukan Bersih-bersih di Jalan Diponegoro Bandung