Minggu, 19 Juli 2026

Menteri Agama Minta Maaf dan Klarifikasi Ucapan 'Kalau Cari Uang Jangan Jadi Guru'

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Rabu, 3 September 2025 | 19:25 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar minta maaf atas ucapannya yang dinilai merendahkan profesi guru (Web Kemenag)
Menteri Agama Nasaruddin Umar minta maaf atas ucapannya yang dinilai merendahkan profesi guru (Web Kemenag)

Diberitakan sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar mendadak viral karena menyinggung soal guru.

Baca Juga: Cek Persyaratan Administrasi Tahap Awal dan Tahap Lanjutan Rekrutmen PPNPN 2025 Sekretariat Wantimpres, KTP, SKCK hingga Video Pengenalan Diri

Saat membuka perkuliahan perdana PPG Batch-3 Tahun 2025, ia menyebut bahwa guru adalah profesi yang mulia.

"Jangan minder, menjadi seorang guru itu mulia sekali halalan thoyyibah rezekinya itu," kata Nasaruddin Umar.

Ia lantas meminta agar para guru tidak seperti pedagang yang mencari keuntungan.

Sebab, lanjut Menag, tujuan menjadi guru adalah mencerdaskan muridnya.

Baca Juga: Tak Cukup Biayai Program Prioritas, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Minta Tambah Anggaran Rp14,4 Triliun untuk PIP hingga Upah Guru Honorer

"Maka itu jangan ikut-ikutan terhadap para pedagang. Memang tujuannya mencari uang, sedangkan guru itu tujuannya mulia, bagaimana memintarkan anak orang. Itu tujuannya, bukan cari uang, kalau mau cari uang jangan jadi guru, jadi pedaganglah" katanya.

Menag menyebut pekerjaan yang paling mulia adalah guru. Menurutnya memintarkan orang yang bodoh merupakan amal jariyah.

"Lebih kuat amal jariahnya daripada pedagang membangun masjid," ucapnya.

Ia menegaskan bahwa guru adalah tugas suci. Oleh sebab itu jika seorang guru tidak mampu mengemban tugasnya lebih baik menyerahkan mandatnya.

Pernyataan Menteri Agama itu pun menuai beragam komentar. Beberapa di antaranya menyinggung soal kesejahteraan guru yang masih jauh dari sejahtera.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X