Kamis, 4 Juni 2026

Misteri Mayat di Reservoir Siranda PDAM Kota Semarang Temui Titik Terang, Rekeman CCTV jadi Petunjuk

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 17:45 WIB
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto dan Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Yudi Indardo (Polres Purbalingga)
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto dan Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Yudi Indardo (Polres Purbalingga)

SEMARANG, PORTALOKA.ID - Misteri penemuan mayat di Reservoir Siranda milik PDAM Tirta Moedal Kota Semarang pada Sabtu, 16 Agustus 2025 silam mulai menemukan titik terang.

Salah satu yang menjadi petunjuk adalah rekaman CCTV di sekitar lokasi Reservoir Siranda.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa delapan saksi atas penemuan mayat di Reservoir Siranda.

Diketahui, korban bernama Dion Kusuma Pratama, berusia 21 tahun.

Baca Juga: Dorong Semangat Nasionalisme, 15 Tahun Berturut Turut BRI Berikan Apresiasi Anggota Paskibraka dan Tenaga Pendukung Paskibraka Nasional

“Sebagai bahan penyelidikan hingga saat ini pihak penyidik dari Polrestabes Semarang telah memeriksa delapan orang saksi,"ujar Kombes Pol Artanto, Jumat, 22 Agustus 2025.

"Terhadap jenazah korban atas nama Dion Kusuma Pratama (21) juga telah dilakukan Visum et Repertum (VER), diharapkan hasilnya nanti akan jadi petunjuk bagi penyidik untuk mengungkap kasus tersebut,” lanjutnya.

Kombes Pol Artanto mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi Reservoir Siranda.

Dari hasil rekaman didapatkan petunjuk bahwa pada Rabu malam, 30 Juli 2025 korban datang ke lokasi dengan berboncengan tiga oleh dua orang rekannya.

Baca Juga: Imbas Hujan Disertai Angin Kencang di Sleman Yogyakarta, Bangunan Joglo Ambruk, Kerugian Capai Ratusan Juta

Diungkapkan Artanto, bahwa dalam rekaman tersebut nampak korban awalnya duduk di tengah diapit kedua temannya menggunakan satu sepeda motor.

“Sesampainya di dekat lokasi, korban diturunkan dan ditinggal oleh kedua rekannya yang boncengan tadi. Korban yang masih sempoyongan kemudian sempat terlihat berjalan di sekitar lokasi hingga kemudian hilang dari pantauan cctv,” lanjutnya.

Karena tidak kunjung pulang dan tidak diketahui keberadaannya, keluarga korban kemudian melaporkan kehilangan orang di kepolisian.

Laporan ini kemudian ditindaklanjuti petugas yang kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan korban pada 16 agustus 2025 di dalam reservoir siranda dalam kondisi tewas.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X