“Tahun ini kita targetkan seluruh sekolah yang tidak layak sudah terdata dengan baik. Ini penting agar pembangunan tidak salah sasaran,” imbuhnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Desa Kujang, para tokoh masyarakat, serta para agnia (dermawan) yang turut bergotong royong membantu proses pembangunan kembali sekolah ini.
Ia berharap gedung baru ini dapat menjadi pemacu semangat bagi para siswa dan guru untuk lebih giat dalam proses belajar mengajar.
“Saya titip, fasilitas ini harus dijaga dan dirawat bersama. Jangan sampai rusak kembali karena kelalaian,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, dalam laporannya mengatakan bahwa pasca kebakaran, kegiatan belajar mengajar di SDN 2 Kujang sempat terganggu. Namun berkat kesepakatan bersama, proses pembelajaran sementara dipindahkan ke madrasah terdekat.
“Alhamdulillah, berkat dukungan masyarakat dan semua pihak, proses pembelajaran tetap bisa berjalan meski dalam keterbatasan. Kami sangat berterima kasih atas semua bantuan yang diberikan,” ujar Erwan.***
Artikel Terkait
Fakta-fakta Kecelakaan Maut Pelajar di Berbah Sleman Yogyakarta, Korban Meninggal Dunia Pengendara PCX
5 Fakta Pencurian Kotak Infak dan Sangkar Burung di Sewon Bantul Yogyakarta, TKP Pertama Ternyata di Warung Soto
Uang Lembur ASN 2026 Resmi Disahkan oleh Menteri Keuangan, Bagaimana dengan Gaji PNS? Simak Tabel Gaji Terbaru yang Disetujui Presiden
Tutorial Membuat Sate Telur Puyuh Bacem ala Chef Rudy Choirudin, Nggak Kalah Enak dengan Angkringan
Geger Penemuan Mayat Laki-Laki di Taman Wisata Alam Camplong Kupang NTT, Polisi Ungkap Identitasnya
Menikmati Sejuknya Hawa Surga di Teluk Hijau Banyuwangi, Rekomendasi untuk Lari dari Hiruk Pikuk Kota