Kamis, 4 Juni 2026

Campur Tangan Pak Haji, Ayah Birdha yang Turut Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Kekasih Driver Shopee Food di Godean Sleman Yogyakarta

Photo Author
Efrilia Aminati, Portaloka
- Selasa, 8 Juli 2025 | 13:02 WIB
Tampang tersangka kasus penganiayaan kekasih driver Shopee Food di Godean Sleman Yogyakarta (IG @polrestasleman)
Tampang tersangka kasus penganiayaan kekasih driver Shopee Food di Godean Sleman Yogyakarta (IG @polrestasleman)

Diketahui pelanggan berinisial T, warga Bantulan.

Baca Juga: KAI Daop 6 Yogyakarta Buka Suara Soal Kereta Api Sancaka Dilempar Batu saat Melintas Antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot

Sementara driver bernama Arzeto.

Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Agha Ari Septyan mengatakan kejadian bermula saat Arzeto bersama kekasihnya, Ayuningtyas mengantarkan pesanan pelaku pada Kamis, 3 Juli 2025.

"Saya akan menjelaskan untuk kejadian tadi pagi ya di Godean ya. Jadi itu rangkaian kejadian berawal dari tanggal 3 Juli 2025 kemarin," kata Agha.

Agha bilang, saat itu korban terlambat untuk mengantarkan pesanan.

Baca Juga: Viral Video Kereta Api Sancaka Dilempar Batu saat Melintas Antara Stasiun Klaten dan Stasiun Srowot, 2 Penumpang Terkena Serpihan Kaca

Pasalnya, terdapat pesanan ganda.

Arzeto sudah beberapa kali menjelaskan alasannya, namun T tidak terima dan terjadilah cek-ceok.

"Di situ kejadiannya karena Shopeefoodnya dapat orderan dari yang terlapor ini bersangkutan tapi terlambat. Terlambat dalam mengantar karena alasan dari Shopeefoodnya drivernya ada double orderan," jelasnya.

Akibatnya, kekasih Arzeto mengalami luka cakar dan merasa dijambak.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Truk Kontainer vs Honda Supra di Jalan Raya Jogja-Solo Ceper Klaten, 2 Pengendara Motor Warga Solo Tewas

Keluarga T sudah berusaha untuk memisah perdebatan itu.

"Terjadilah cekcok di rumah terlapor. Akhirnya dipisahin sama orang di sekitar rumahnya keluarga dari terlapor itu sendiri. (Keributan itu) Yang mengakibatkan driver Ojek ini yaitu pacarnya karena dia mengantar bersama pacarnya. Ada luka cakaran dan dia merasa dijambak," jelasnya.

Akhirnya, korban melaporkan kasus ini pada Polresta Sleman pada Jumat, 4 Juli 2025 dini hari.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X