Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan oleh petugas kebersihan selokan.
Saat itu saksi sedang membersikan saringan pintu air selokan.
Tiba-tiba melihat sosok mayat yang tersangkut di pintu tersebut.
"Saksi yang merupakan petugas kebersihan selokan, pada pukul 08.00 WIB sedang membersihkan selokan di saringan pintu air selokan, kemudian melihat sesosok mayat yang tersangkut di pintu air selokan tersebut," ucap Sarjoko.
Temuan ini pun langsung dilaporkan pada Polsek Kalibawang.
Mayat laki-laki itu langsung dievakuasi menuju RSU Santo Yusup Boro untuk dilakukan identifikasi.
"Melihat hal itu, saksi lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kalibawang, kemudian setelah mendatangi TKP petugas Polsek Kalibawang mengangkat mayat yang kemudian dibawa ke RSU Santo Yusup Boro untuk diidentifikasi oleh Inafis Polres Kulon Progo," ujarnya.
Adapun hasilnya, korban merupakan ABG laki-laki berinisial MR warga sekitar.
"Piket Identifikasi melakukan perbandingan sidik jari mayat dengan sidik jari yang dibawa oleh orang tua mayat dan telah identik dengan milik mayat," terangnya.
Di samping itu, tidak ditemukan bekas kekerasan pada tubuh korban.
Keluarga MR pun menerima kejadian ini sebagai musibah.
"Hasil medis, korban tidak ada tanda tanda kekerasan. Keluarga juga tidak menghendaki dilakukannya proses autopsi," tandas Sarjoko.***
Artikel Terkait
Penemuan Mayat ABG di Pintu Selokan Kali Progo Yogyakarta, Jasad Pertama Kali Diketahui oleh Petugas Kebersihan
3 Fakta Penemuan Mayat ABG di Kali Progo Yogyakarta, Korban Ternyata Warga Setempat