Ayah Rofidah Nurhana Lestari juga berkeliling melakukan jual beli barang bekas.
Baca Juga: MK Perintahkan Sekolah SD, SMP dan Madrasah Gratis, Begini Respons Pemerintah
“Kalo lagi sepi, kita cari rongsokan,” kata Timbul Marsono.
Ibu Rofidah Nurhana Lestari, Darini (52) menambahkan untuk mencari jerami, suaminya harus berangkat pagi-pagi buta dan kembali larut malam sampai jerami tersebut terjual habis.
Penghasilan suaminya sebagai sopir truk berkisar Rp 1,5 juta per bulan.
Tergantung dengan jumlah permintaan jerami.
“Sebulan itu bisa 8 sampai 10 kali berangkat, tapi enggak mesti."
"Sekali pulang dapat Rp 100 ribu,” kata Darini.
Di tengah keterbatasan, Timbul Marsono mengaku selalu mengupayakan segala hal yang terbaik untuk anak-anaknya.
Timbul Marsono merasa beruntung memiliki anak yang mandiri.
Baca Juga: Bocah 3 Tahun Tewas Dibawa Terjun ke Sumur oleh Ibunya di Wedi Klaten, Ada Luka di Kepala Korban
Terbukti dengan kebiasaan Rofidah Nurhana Lestari yang selalu rajin belajar, bahkan sampai larut malam.
“Belajarnya sampai jam 1 sampai 2 pagi apalagi jika menjelang ujian,” terang Timbul Marsono.
Artikel Terkait
Trending 'Justice For Argo', Christiano Mahasiswa FEB UGM Jadi Tersangka, Buntut Kecelakaan Maut BMW Tabrak Vario di Sleman Yogyakarta
Deretan Jurusan di UGM Yogyakarta yang Sepi Peminat, Kamu Tertarik?
Kisah Varen Syifa Maudina Menggetarkan Hati, dari Kantin Sekolah hingga Diterima Kuliah Gratis di UGM Yogyakarta, Ditinggal Ayahnya Sejak Bayi
Kisah Febiyanti Nur Mahmudah, Anak Penjaga Warung Sembako Diterima Kuliah Gratis di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM Yogyakarta
Kisah Rahmad Raafi Saputra, Anak Kuli Bangunan Diterima Kuliah Gratis di Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta, Bertekad Ingin Jadi Rimbawan