Kamis, 4 Juni 2026

Polda Jawa Tengah Bongkar Modus Penipuan Online, Seorang Ibu Panik Setelah Dihubungi Penculik dan Dimintai Tebusan Rp 80 Juta

Photo Author
Nova Kurniawati, Portaloka
- Kamis, 29 Mei 2025 | 18:11 WIB
Polda Jateng Bongkar Modus Penipuan Online (tribratanews.surakarta.jateng.polri.go.id )
Polda Jateng Bongkar Modus Penipuan Online (tribratanews.surakarta.jateng.polri.go.id )

SEMARANG, PORTALOKA.ID - Seorang ibu berinisial IDK dari Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah dilanda kepanikan setelah menerima pesan WhatsApp dari nomor anaknya pada Selasa, 27 Mei 2025, malam.

Dalam pesan tersebut, sang anak yang berinisial SA (20) dikabarkan telah diculik dan meminta tebusan sebesar Rp 80 juta, disertai ancaman akan disiksa jika permintaan tidak dipenuhi.

Karena merasa anaknya dalam bahaya, IDK segera melaporkan dugaan penculikan tersebut ke Polsek Tembalang pada pukul 21.55 WIB.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng serta Polrestabes Semarang yang segera bergerak menelusuri keberadaannya korban.

Baca Juga: BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Tenang Transaksi Nyaman dan Aman

Dari hasil penyelidikan diketahui korban berada di daerah Tembalang.

Tim kemudian menelusuri lokasi dan menemukan sepeda motor korban terparkir di sebuah hotel.

Berdasarkan informasi dari pihak hotel, SA ditemukan telah check in seorang diri di kamar 306 sejak pukul 13.35 WIB hari itu.

"Anak korban berinisial SA ditemukan dalam keadaan selamat, tanpa ada kontak langsung dengan pelaku. Dari hasil interogasi, diketahui bahwa korban sebelumnya menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai Aparat, dan menuduh korban terlibat dalam kasus pencucian uang, " terang Kombes Pol Dwi Subagio, Dirreskrimum Polda Jarang, pada Kamis, 29 Mei 2025.

Baca Juga: Syarat Batas Usia Lowongan Kerja Tak Sepenuhnya Dihapus, Ini Aturannya

Oleh pelaku, korban diarahkan untuk menjauh dari lingkungan rumah agar bisa berkomunikasi lebih aman dengan pelaku.

Korban juga diminta untuk kooperarif dengan cara mengisolasi diri di hotel.

Karena ketakutan, semua permintaan pelaku tersebut dituruti saja oleh korban.

Selama korban di hotel, pelaku yang beroperasi dari tempat lain berhasil membajak nomor WhatsApp milik korban.

Halaman:

Editor: Efrilia Aminati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X