“Semoga kesepakatan ini menjadi langkah awal untuk menyelesaikan masalah banjir di wilayah kita secara tuntas,” tandas Bupati Herdiat.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, Elroy Koyari, mengungkapkan, banjir yang terjadi di wilayah Panumbangan dan Cihaurbeuti disebabkan oleh pendangkalan sungai akibat sedimentasi yang terjadi selama bertahun-tahun.
Kondisi ini membuat daya tampung sungai menurun drastis, sehingga air mudah meluap saat hujan deras mengguyur.
Selain itu, Elroy juga menyebutkan, kerusakan daerah resapan di bagian hulu turut memperparah kondisi tersebut.
Baca Juga: Manfaatkan KUR BRI, Pengusaha Wanita Ini Berhasil Sulap Kelor Jadi Aneka Olahan Pangan yang Digemari
Aktivitas pembangunan di bantaran sungai serta banyaknya rumpun bambu yang tumbang ke badan sungai menambah volume sedimentasi dan mempercepat terjadinya banjir.
Sebagai langkah pencegahan, BBWS Citanduy berencana melakukan normalisasi atau pengerukan sungai. Elroy menegaskan pentingnya dukungan masyarakat dalam upaya ini.
Oleh karena itu, pihaknya menilai pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis dan para kepala desa se-Kecamatan Panumbangan ini untuk memastikan adanya sinergi dan partisipasi masyarakat dalam proses normalisasi Sungai Citanduy.***
Artikel Terkait
Mohon Maaf! Tidak Semua Pensiunan PNS Terima Gaji ke-13 pada 2 Juni 2025, Begini Penjelasan Taspen
Kebutuhan Sekolah Anak Aman! Gaji ke-13 Tahun 2025 bagi ASN Segera Cair! Catat Tanggalnya!
Terungkap Identitas Pria Misterius yang Ditemukan Tewas di Selokan Jalan Karangwuni-Pedan Ceper Klaten
4 Fakta ABG Sumut Tewas usai Motornya Adu Banteng dengan Sigra di Kulon Progo Yogyakarta,
Berapa Gaji Guru PPPK 2025? Ini Rinciannya Lengkap dengan Golongan dan Tunjangan
Sebut Ijazah Jokowi Asli, Bareskrim Beberkan Sejumlah Bukti, Salah Satunya Map Kumal