Hingga Selasa siang, 15 April 2025, posko penanganan KLB keracunan makanan masih didatangi oleh warga yang merasakan gejala.
Warga yang datang umumnya mengalami gejala sakit perut, diare hingga dehdrasi.
Diduga korban mengalami keracunan massal karena menyantap olahan makanan.
"Kemarin saya dapat undangan, saya ke sini jam 20.30 WIB bersama teman saya."
"Dapat suguhan snack sama makan, terus saya makan snack dan nasi kotak itu."
"Mulai terasa sakit itu Minggu pagi, rasanya habis buang air besar perut rasanya seperti ditusuk-tusuk."
"Buang air banyak banget, paling parah Minggu pagi sampai Minggu malam."
"Cuma minum obat beli di warung saja," ucap salah satu korban keracunan, Yanto.
Petugas mengimbau kepada warga yang mengalami gejala mual, pusing dan diaere segera melapor dan datang ke posko untuk mendapat pertolongan medis.
Diberitakan sebelumnya, ratusan orang mengalami keracunan makanan saat acara hajatan pentas wayang kulit, Sabtu malam, 12 April 2025.
Peristiwa itu terjadi di Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Artikel Terkait
Makanan Konsumsi Tamu Wayangan Dimasak Rewangan Warga, Pemilik Hajatan Diperiksa soal Kasus Dugaan Keracunan 64 Warga Karangturi Gantiwarno Klaten
UPDATE Kasus Keracunan Massal di Karangturi Gantiwarno Klaten saat Acara Wayangan, Korban Jadi 110 Orang, 1 Meninggal Dunia
Daftar Makanan Acara Wayangan di Karangturi Gantiwarno Klaten, Konsumsi Dimasak Rewangan Warga, 110 Orang Keracunan, Ada Rendang hingga Pisang Goreng
Pemkab Klaten Tetapkan KLB Kasus Ratusan Warga Alami Keracunan di Karangturi Gantiwarno
Bupati Klaten Hamenang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan di Karangturi Gantiwarno Gratis