SURAKARTA, PORTALOKA.ID - Pihak kepolisian Polresta Surakarta dan petugas gabungan melakukan pemeriksaan kondisi bus (ramcek) dua pekan menjelang arus mudik Lebaran 2025.
Pemeriksaan kondisi bus dilakukan di Terminal Tipe A Tirnonadi Solo pada Rabu, 12 Maret 2025 sore.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo.
Ramcek dilakukan untuk memastikan kondisi bus dalam keadaan aman, mengingat bus menjadi salah satu armada favorit pemudik pada momen lebaran.
Baca Juga: BRI Hadirkan Mudik Gratis 2025, Berangkatkan 8.482 Pemudik ke Jawa dan Sumatera
Sejumlah kondisi fisik bus yang diperiksa petugas di antaranya lampu sein, kondisi ban, hingga pengereman.
Pemeriksaan tidak hanya dilakukan pada bus, tetapi juga para sopir dan kru bus, termasuk pemeriksaan administrasi.
Sopir dan kru bus diperiksa kesehatannya untuk memastikan tidak ada penyakit bawaan.
Dijelaskan Kapolresta, ramcek ini digelar bertujuan untuk memastikan kesiapan bus dan para kru menjelang Operasi Ketupat Candi 2025.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan ada satu bus yang melanggar.
"Tadi dari pemeriksaan, ada bus antara STNK dengan plat nomor yang terpasang tidak sesuai. Langsung kita tindaklanjuti," ujar Kombes Pol Catur.
Sedangkan untuk kondisi sopir dan kru bus semuanya dalam kondisi sehat.
"Alhamdulillah untuk kru sendiri tidak ada indikasi sakit, dalam hal ini dalam kondisi prima, dan siap ditugaskan saat arus mudik berlangsung," imbuhnya.
Artikel Terkait
Kasus Minyakita Mencuat, Prabowo Geram: Tak Ada Orang Kebal Hukum di Indonesia!
3 Cara yang Diungkap Kepala BKN untuk Membantu CPNS dan PPPK 2024 Bisa Bekerja Sementara di Kantor Lamanya, Salah Satunya Bakal Menghubungi Gubernur
Berapa Besaran THR untuk Ojol Gojek dan Grab? Menaker Beberkan Perhitungan untuk Masing-Masing Kategori
29 Musisi Indonesia, Bernadya hingga Raisa Gugat soal Royalti dalam UU Hak Cipta, Begini Isinya!
Kecelakaan Beruntun Gran Max Diseruduk Mobil Boks Lalu Dihantam Kijang hingga Ringsek di Jalan Jogja-Solo Jogonalan Klaten, Begini Kronologinya
Buntut Kasus Minyak Goreng Tak Sesuai Takaran, Mendag Budi Santoso Tarik Minyakita Kemasan 1 Liter dari Pasaran
Rumah Rusak Gegara Tersambar Petir di Tegalgondo Klaten, 1 Orang Terluka Kepala Bocor
Cerita Wanita Korban Luka Kepala Bocor Penghuni Rumah di Tegalgondo Klaten Disambar Petir, Sedang Rebahan Rasanya Seperti Gempa