Terlebih saat itu EF dan AS dalam kondisi mabuk.
"Memang minum minuman keras sudah banyak sehingga tidak terkendali, baik korban maupun pelaku," kata AKP Margono.
Setelah minum miras terjadi cekcok hingga menimbulkan perkelahian di dekat saluran irigasi persawahan di Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Baca Juga: Siswi SMA di Jombang Ditemukan Tewas Dibunuh, Pamit ke Ayah COD, Honda Vario dan Ponsel Raib
"Ada pukulan keras di bagian kepala yang dilancarkan oleh pelaku."
"Korban langsung jatuh tanpa ada gerakan apapun," ujarnya.
EF lalu pulang ke rumah untuk mengambil alat pemotong kayu yang kemudian digunakan untuk memotong kepala AS.
"Pelaku kembali ke rumah mengambil alat pemotong kayu yakni Sosrok."
"Sosrok itu memang digunakan pelaku sehari-hari untuk bekerja," tuturnya.
Pelaku lalu membuang kepala korban di Sungai Ngereco, Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Kepala korban ditemukan di Sungai Konto, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
"Setelah membuang kepala korban, pelaku kembali lagi ke TKP."
Artikel Terkait
Mengaku Minta Dinikah Secara Sah dengan Syarat yang Berat, Pelaku Mutilasi di Ngawi Akhirnya Minta Maaf ke Keluarga Uswatun Khasanah
Bikin Merinding! Detik-Detik Pelaku Mutilasi Ngawi Masukkan Jenazah Uswatun Khasanah ke Dalam Mobil Sebelum Dibuang
Bagaimana Polisi Bisa Menemukan Potongan Jasad Korban Mutilasi Uswatun Khasanah di 3 Kota Berbeda?
Fakta Terbaru Kasus Mutilasi Ngawi, Tersangka Disebut Menyanyi ‘Sephia’ Saat Diperiksa Bahkan Menangis
Tersangka Pembunuhan dan Mutilasi Ngawi Terancam Hukuman Berat, Pelaku: Saya Menyesal Saya Minta Maaf
Siswi SMA di Jombang Ditemukan Tewas Dibunuh, Pamit ke Ayah COD, Honda Vario dan Ponsel Raib
Pelaku Pembunuhan Siswi SMA di Jombang Teryata Pacar dan 2 Teman Mancing, Kini Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup
Kronologi Lengkap Siswi SMA di Jombang Dibunuh Pacar dan 2 Teman Mancing, Dicekoki Miras Diperkosa Bergilir hingga Honda Vario Dirampok