Minggu, 19 Juli 2026

Fakta Terbaru Kasus Mutilasi Ngawi, Tersangka Disebut Menyanyi ‘Sephia’ Saat Diperiksa Bahkan Menangis

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Jumat, 31 Januari 2025 | 15:07 WIB
Ilustrasi - Fakta baru pengungkapan kasus pembunuhan dan mutilasi di Ngawi, tersangka menangis hingga menyanyi (Pexels/Kindel Media)
Ilustrasi - Fakta baru pengungkapan kasus pembunuhan dan mutilasi di Ngawi, tersangka menangis hingga menyanyi (Pexels/Kindel Media)

PORTALOKA.ID - Kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Uswatun Khasanah yang terjadi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur menarik perhatian publik.

Polda Jawa Timur yang menangani kasus ini terus mengungkap berbagai fakta baru yang mengejutkan.

Rohmad Tri Hartanto alias Antok, tersangka dalam kasus ini, menunjukkan perilaku tak terduga selama proses penyelidikan.

Saat diinterogasi oleh polisi, ia sempat menyanyikan lagu "Sephia" dari Sheila On 7.

Baca Juga: Bagaimana Polisi Bisa Menemukan Potongan Jasad Korban Mutilasi Uswatun Khasanah di 3 Kota Berbeda?

Antok ditangkap pada Sabtu, 25 Januari 2025 dini hari di Madiun. Video dirinya menyanyikan lagu tersebut saat interogasi pun viral di TikTok, dengan jumlah penonton lebih dari 6.000 kali.

Dalam rekaman yang diunggah akun @hellboyjatanraspolda, polisi menanyakan hubungan antara Antok dan korban.

"Iku po bojo sirimu? (Itu istri atau sirimu?)" tanya polisi. (Apa itu istri sirimu?)

"Kekasih gelap," jawab Antok dengan suara pelan.

Baca Juga: Mengaku Minta Dinikah Secara Sah dengan Syarat yang Berat, Pelaku Mutilasi di Ngawi Akhirnya Minta Maaf ke Keluarga Uswatun Khasanah

Ketika ditanya soal lagu "Sephia," Antok mengaku mengenal lagu tersebut lalu menyanyikan dua baris awalnya, sebuah tindakan yang mengejutkan publik mengingat kejahatan brutal yang telah dilakukannya.

Tersangka Menangis Saat Diperiksa

Di balik perilakunya yang tenang saat interogasi, Antok ternyata beberapa kali menangis ketika diperiksa oleh penyidik.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengungkapkan bahwa tersangka menangis setiap kali ditanya mengenai anaknya.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X