Baca Juga: Kronologi Lengkap Pria Paruh Baya di Sleman Yogyakarta yang Tega Habisi Nyawa Ibu Kandungnya Sendiri
"Kalau kami tanyakan soal anak, nangis dia. Sayang sama anaknya juga," ujar Jumhur.
Selain itu, pernyataan kasar yang pernah diucapkan korban mengenai anaknya menjadi salah satu pemicu utama aksi kejam yang dilakukan Antok.
Pemeriksaan Kejiwaan Antok
Mengingat berbagai perilaku janggal yang ditunjukkan, Polda Jawa Timur telah melakukan serangkaian tes kejiwaan terhadap Antok.
Baca Juga: Dua Insiden Kecelakaan Beruntun dalam Sepekan di Bantul Yogyakarta, 2 Orang Meninggal Dunia
"Kita tes psikologi, tadi pemeriksaan," ungkap AKBP Arbaridi Jumhur, dikutip dari Kompas.com pada Kamis 30 Januari 2025.
Hasil dari tes tersebut nantinya akan diumumkan ke publik secara transparan.
Kombes Farman menambahkan bahwa tes kejiwaan dilakukan untuk mengetahui apakah Antok memiliki indikasi psikopat atau tidak.
"Apakah psikopat atau tidak akan menjadi bahan pertimbangan bagi kami untuk melakukan pemeriksaan ke psikiater," kata Farman.***
Artikel Terkait
Bukan Janda, Ternyata Korban Mutilasi di Ngawi Pernah Tiga Kali Menikah dan Punya Suami Siri: Tak Datang ke Pemakaman
Ungkapan Pilu Keluarga Korban Mutilasi Ngawi Seusai Pelaku Ditangkap: Saya Percaya Karma Itu Ada
Kronologi Lengkap Penangkapan Pelaku Mutilasi Mayat Wanita dalam Koper Ngawi di Kota Madiun
Potret Lokasi Pembunuhan Korban Mutilasi Dalam Koper Ditemukan di Ngawi Jawa Timur, Kamar 301 Jadi Saksi Bisu
5 Fakta Tabrakan Beruntun di Jalan Samas Bantul Yogyakarta, Kecelakaan Dipicu Mobil Fortuner Tabrak Bokong Vios
Prabowo Ingatkan Pimpinan TNI-Polri soal Mandat Rakyat: Bintang yang Ada di Pundakmu Itu Artinya Penghormatan dari Rakyat
Pendaftaran Telah Ditutup, Saatnya Menunggu Seleksi Administrasi dan Seleksi Kompetensi PPPK 2024 Tahap 2, Cek Jadwal Barunya!