PORTALOKA.ID - Kelompok Tani Murih Raharjo di Desa Juwiring, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah membuat pupuk organik cair dari bahan yang ada di sekitar rumah.
Hal itu dilakukan untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia.
Dengan pupuk organi, hasil panen padi para petani juga lebih meningkat dan berbobot.
Kelompok tani yang beranggotakan 25 orang itu kompak membuat dan menggunakan pupuk organik sejak 4 tahun yang lalu.
Ketua Kelompok Tani Murih Raharjo, Edi Suwarsono mengatakan dalam sekali pembuatan pupuk organik dibutuhkan sekitar 25 bahan dari sekitar rumah.
Di antaranya buah mojo, daun sambiloto, daun mindi, molase, air kelapa hingga lidah buaya dan lainnya.
Cara membuatnya, semua bahan dicacah dan digiling kemudian dicampur.
Selanjutnya, dimasukan ke dalam tangki drum dan difermentasi selama kurang lebih 2 minggu.
Sudah 4 tahun para petani merasakan manfaat dari pupuk organik tersebut.
Hasil yang sudah dirasakan yakni gabah lebih jernih dan bobotnya lebih meningkat.
Biasanya, dalam 1 karung gabah beratnya sektar 60 kilogram.
Namun, sejak menggunakan pupuk organik, bobotnya bisa naik jadi 65 kilogram hingga 68 kilogram per karung.
Artikel Terkait
Bantuan Pertanian untuk Petani di Surian Sumedang, Ada Benih hingga Traktor
Petani Milenial di Demak Ijo Karangnongko Klaten Panen Biji Melon Inthanon, Omzet Menggiyurkan Capai Jutaan Rupiah
Petani di Wiro Bayat Klaten Menemukan Mortir Aktif saat Sedang Mencangkul Lahan
Petani 61 Tahun di Kemangkon Purbalingga Tersambar Petir saat Naik Sepeda Ontel Menuju Sawah
Teknologi Drone Pertanian, Penyemprotan Hama Lebih Efektif Efisien hingga Regenerasi Petani Muda