Masjid perlahan, mulai menyerupai rumah ibadah pihak lain dalam cara yang paling sunyi: ramai hanya seminggu sekali.
Baca Juga: Sambut Bulan Suci, LPYP Maleber Ciamis Gelar Tahniah Ramadhan Bersama Puluhan Anak Yatim
Bukan karena sepi umat, tetapi karena manusia mulai memperlakukan iman sebagai jadwal, bukan sebagai kehidupan.
Datang, duduk, pulang. Tanpa tinggal.
Abah Geyot adalah simbol yang tidak pernah diresmikan. Ia tidak tercatat dalam sejarah, tetapi ia mencatat semuanya dalam diam. Tubuhnya yang ringkih seperti prasasti bagi suasana yang telah mati.
Ia adalah saksi bahwa kemajuan bisa membunuh kehangatan. Bahwa efisiensi bisa membunuh kebersamaan. Bahwa suara yang lebih keras tidak selalu berarti jiwa yang lebih hidup.
Bedug elektronik itu masih berbunyi. Tapi tidak ada yang benar-benar pulang karenanya. Dan Abah Geyot masih berdiri di sana.
Baca Juga: PD Muhammadiyah Ciamis Gelar Tarhib Ramadhan, Hadirkan Tokoh Nasional Dr H Din Syamsuddin
Menjaga makam sebuah suasana yang dulu pernah bernama kehidupan.
Di sudut masjid yang megah, Abah DKM Wawan Arifien berbisik pelan kepada Abah Geyot yang tak pernah sholat tarawih:
"Yot, sayang ramadhan-ramadhan sekarang tak ada lagi anak-anak yang main. Tak ada anak anak yang main gobag sodor, main gatrik, spintrong dan lainnya. Karena sekarang mereka sibuk dengan gawainya masing masing,"
Abah DKM Wawan Arifien menghela nafas. Ada keprihatinan dan nelangsa, jiwa guru Abah DKM terasa tertusuk oleh zaman digital.
Baca Juga: CATAT! Ini Jadwal Belajar Selama Ramadhan 1447 H hingga Idul Fitri
"Anak anak sekarang bergawai,emaknya bergawai juga bapaknya bergawai. Maka semua nenunggu suara bedug yang hilang dengan gawai ditangan masing masing," ujar Abah DKM.
Akhirnya Abah DKM dan Abah Geyot beserta Abah-abah lainnya hanya bisa mendoakan mudah-mudahan anak-anak tak lupa pada akar sejarahnya.***
Artikel Terkait
Ribuan Peserta Seleksi PPPK KemenHAM 2025 Ikuti Seleksi Kompetensi dengan CAT, Kapan Pengumuman Kelulusannya? Cek Jadwal Lengkapnya DI SINI!
Prabowo Tiba di Washington DC, Siap Memulai Misi Ekonomi dan Perdagangan
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 Hijriah Kabupaten Ciamis, Cek Link Downloadnya DI SINI!
Ekonomi Hijau dan Ilusi Kebajikan: Ketika Menyelamatkan Bumi Berarti Mengorbankan Kesejahteraan
Pemkot Bandung Berduka, Ibunda Wali Kota Muhammad Farhan Wafat
Prabowo Sedekah Sapi untuk Tradisi Meugang di Aceh, Kuatkan Masyarakat Sambut Ramadhan
Beredar Skema Prioritas Pengangkatan PPPK Guru Madrasah Swasta, Benarkah? Ini Kata Kemenag
Sapi Jumbo Sedekah Prabowo Bikin Ponpes di Aceh Semangat Sambut Ramadhan
Bagaimana Mekanisme Penyaluran MBG Selama Ramadhan? Ini Penjelasan BGN
Inilah Hasil Pertemuan Kemenag dengan 9 Organisasi Profesi Guru: Dari TPG hingga PPPK Guru Madrasah Swasta