PORTALOKA.ID - Literasi tentang peninggalan dua sosok pemimpin yang dimakamkan di Situs Gunung Yasa (Gunung Galuh) sangat terbatas. Tapi salah satu warisan paling berharga adalah amaliah Tarekat Syattariyah.
Situs Gunung Galuh yang terletak di Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis merupakan salah satu tempat ziarah leluhur Galuh yang sakral dan penuh nilai sejarah.
Di lokasi ini terdapat makam para tokoh penting yang berperan dalam perkembangan pemerintahan, keagamaan, dan kebudayaan di wilayah Galuh pada awal abad ke-18.
Adipati Adikusumah — Bupati Galuh yang Berjasa (1819–1839)
Baca Juga: Ibukota Galuh Ternyata di Baregbeg, Bukan di Astana Gede Kawali
Di kompleks makam Gunung Galuh, salah satu makam utama adalah Raden Adipati Adikusumah, yang tercatat sebagai Bupati Galuh ke-15.
Ia memerintah selama kurang lebih 20 tahun, dari tahun 1819 hingga 1839, di masa ketika Galuh berada di bawah Residen Cirebon.
Pada masa pemerintahannya, wilayah Galuh dibagi menjadi empat kawedanaan: Ciamis, Rancah, Kawali, dan Panjalu.
Beliau dikenal bijaksana, ahli dalam bidang agama, serta berjasa dalam menyebarkan syiar Islam dan memajukan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Di World Economic Forum Davos 2026, Dirut BRI Tegaskan Peran Penting UMKM dalam Keuangan Global
Makam beliau menjadi pusat ziarah leluhur setiap tahunnya, khususnya pada peringatan tertentu yang dilaksanakan oleh masyarakat dan pemerintah setempat sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa beliau.
Eyang Bagus Syatariyah (Pangeran Arya Natareja Muhammad Syattariah)
Di sebelah makam Adipati Adikusumah juga terdapat makam yang membedakan bentuknya dari makam-makam lain di sekitar: Inilah makam Eyang Bagus Syatariyah, yang secara historis dikenal sebagai ulama besar, guru spiritual, dan penasihat hukum Adipati Adikusumah.
Nama asli beliau adalah Pangeran Arya Natareja Muhammad Syattariah (atau sering disebut Uyut Syattariah / Kyai Tubagus Syatariah). Beliau adalah putra dari Sultan Sepuh Tajul Aripin Mohammad Jaenudin, yang merupakan Sultan Kasepuhan Cirebon ke-III.
Artikel Terkait
Cara Cek Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 2026 Berbagai Wilayah di Indonesia
Capaian Gemilang Garuda UNY Team Harumkan Nama Indonesia, Raih Peringkat Pertama di Kompetisi Internasional Shell Eco-Marathon 2026
Ikut Menyaksikan Proses Evakuasi, Bocah di Cisarua Bandung Barat Ini Sebut Ada 15 Orang Temannya Tertimbun Longsor
PGRI Kritik Kebijakan Pengangkatan Pegawai SPPG jadi PPPK, Soroti Nasib Guru Honorer
Resep Telur Dadar Padang, Menu Praktis untuk Sahur Puasa Ramadhan 2026, Rasanya Enak Bikinnya Sat Set Anti Ribet
Sedang Jadi Sorotan, Ternyata Sebegini Gaji Pegawai SPPG MBG, Terendah di Atas Rp2 Juta