pendidikan

FTHMI Subang Jalin Silaturahmi dengan PGMM Ciamis, Satukan Langkah untuk Perjuangkan Kesejahteraan dan Status Guru Madrasah

Sabtu, 6 Juni 2026 | 17:16 WIB
Ketua FTHMI Subang (kiri) menyerahkan plakat kepada Ketua PGMM Ciamis (kanan) (Portaloka.id/Arman)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Forum Tenaga Honorer Madrasah Indonesia (FTHMI) Kabupaten Subang menjalin silaturahmi dengan Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Ciamis.

Silaturahmi antara FTHMI Subang dengan PGMM Ciamis berlangsung di MI Bojongsari, Maleber, Ciamis, Sabtu, 6 Juni 2026.

Pertemuan ini dihadiri oleh pengurus dan anggota dari kedua organisasi.

Dalam forum tersebut masing-masing saling berbagi strategi dalam memajukan organisasi termasuk menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah.

Baca Juga: FGD Pendidikan di Bojonegoro, PGMM Soroti Kesenjangan Guru Negeri dan Swasta

Di samping itu, kedua organisasi profesi guru ini sepakat untuk bersama-sama memperjuangkan anggotanya agar bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ketua FTHMI Subang, Saepul Hakim, S.Pd. mengatakan, silaturahmi dengan PGMM Ciamis merupakan bagian dari agenda rutin organisasi yang ia pimpin.

"Silaturahmi ini merupakan program tahunan FTHMI. Tujuan utamanya adalah menjalin silaturahmi karena adanya kesamaan tujuan antara FTHMI dan PGMM," jelas Saepul.

Dikatakan Saepul, baik FTHMI maupun PGMM mempunyai tujuan yang sama yaitu menginginkan adanya perubahan status dan peningkatan kesejahteraan guru honorer madrasah.

Baca Juga: Legislator Soroti Kesejahteraan Guru yang Masih Terabaikan: Negara Tak Miliki Alasan Abaikan Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Ia mengungkapkan, langkah konkret yang dilakukan FTHMI dan PGMM di antaranya melakukan audiensi dengan sejumlah pihak, di antaranya Kementerian Agama, DPR dan Kemenpan RB.

Saepul berharap langkah yang sudah mereka tempuh tersebut membuahkan hasil dengan diangkatnya guru madrasah menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Silaturahmi antara FTHMI Subang dengan PGMM Ciamis (Portaloka.id/Arman)

"Mudah-mudahan setelah kami bersilaturahmi dan audiensi dengan Kementerian Agama, DPR bahkan Menpan RB, ada sebuah titik terang bahwa kami semuanya bisa diangkat menjadi ASN atau PPPK," katanya.

Halaman:

Tags

Terkini