Sabtu, 18 Juli 2026

Selamat! 15.038 Guru PAI di Sekolah Lulus Sertifikasi PPG 2026, Menteri Agama: 120 Belum Lulus

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Selasa, 24 Maret 2026 | 09:18 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar umumkan 15 ribu guru PAI lulus PPG 2025 (Pendis Kemenag)
Menteri Agama Nasaruddin Umar umumkan 15 ribu guru PAI lulus PPG 2025 (Pendis Kemenag)

PORTALOKA.ID - Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan kelulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Sebanyak 15.038 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dinyatakan lulus sertifikasi.

Mereka merupakan peserta PPG Batch 4 tahun 2025 yang kelulusannya tahun 2026.

Kelulusan ini merupakan bagian dari total 97.122 guru binaan Kementerian Agama yang berhasil meraih sertifikat pendidik pada PPG Batch 4.

Baca Juga: MK Hapus Pensiun Seumur Hidup Anggota DPR dan Pejabat, Baleg Usul Dana Dialihkan untuk Nakes dan Guru Honorer, Setuju?

Menteri Agama, Nasaruddin Umar menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru PAI merupakan bagian penting dalam pembangunan manusia Indonesia.

“Guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran fundamental, tidak hanya dalam transfer pengetahuan, tetapi juga dalam pembentukan akhlak dan karakter bangsa. Karena itu, peningkatan kualitas dan kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya, dikutip Selasa, 24 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa sertifikasi harus dimaknai sebagai tanggung jawab profesional.

“Sertifikasi bukan sekadar pengakuan, tetapi amanah. Guru harus terus belajar, menjadi teladan, dan menghadirkan pembelajaran yang mencerahkan,” imbuhnya.

Baca Juga: ASN hingga Swasta Disarankan WFA Pasca Lebaran 2026 untuk Hindari Puncak Arus Mudik, Catat Jadwalnya

Kado Lebaran 2026

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis), Amien Suyitno, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui para guru.

“Bagi guru PAI yang telah menempuh seluruh tahapan sertifikasi dengan penuh kesungguhan, ini adalah momen yang membahagiakan. Menjelang Idul Fitri, kabar ini menjadi kado yang membawa kebahagiaan bagi guru dan keluarganya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sertifikasi ini tidak hanya berdampak pada pengakuan profesional, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X