PORTALOKA.ID - Hari Kanker Sedunia diperingati setiap tanggal 4 Februari yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mendorong pencegahan, deteksi, dan pengobatannya.
Penyakit kanker telah menjadi penyebab kematian tertinggi, baik secara nasional maupun global.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Regional Asia Tenggara menyebut, Indonesia menduduki peringkat ketiga tertinggi untuk angka kasus baru.
Berdasarkan data dari The International Agency for Research on Cancer (IARC), terdapat 408.661 kasus kanker serviks baru pada 2022 di Indonesia.
Selain itu, melalui prediksi dari IARC akan terjadi peningkatan sebesar 77% kasus kanker pada 2050.
Sebagian besar kasus kanker leher rahim ini disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV).
Meskipun kanker serviks merupakan penyakit yang memiliki resiko tinggi, namun masih dapat dicegah melalui vaksin HPV.
Apa Itu Vaksin HPV?
Kegunaan dari Vaksin HPV adalah untuk melindungi dari virus penyebab kanker serviks dan kanker lainnya.
Baca Juga: Virus HMPV Telah Terdeteksi di Indonesia, Masyarakat Diminta Tetap Tenang, Menkes: Mirip Flu Biasa
Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, vaksinasi HPV perlu ditambahkan dalam program imunisasi dasar.
Melalui penambahan vaksin ini, diharapakn dapat mencegah salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi pada wanita ini.
Sementara, vaksin ini dinyatakan dapat menghentikan infeksi HPV dan menurunkan risiko kanker genital.