Semua itu ia lakukan karena ia berharap suaminya bisa berubah suatu saat nanti.
Namun rupanya ia harus menelan kenyataan pahit bahwa Armor Toreador tak juga berubah.
Oleh karena itu, tidak ada pilihan lain bagi Cut Intan Nabila selain melaporkan sang suami ke polisi.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Polres Bogor yang sudah menindak tegas kasus ini, serta kepada seluruh masyarakat yang telah berempati dan memberikan dukungan.
"Bismillahirrahmanirrahim …
Maafkan jika selama 5 tahun ini saya selalu menutup diri atas KDRT yang saya alami dari keluarga dan sahabat-sahabat terdekat saya, karna saya selalu bergelut dengan fikiran dan hati saya, bahwa dia bisa berubah.
Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres Bogor @humaspolresbogor beserta jajarannya, dan terima kasih juga kepada Pengacara dari Lembaga Advokasi Hukum Indonesia Raya DPP @gerindra dan juga PPAI, serta seluruh masyarakat Indonesia yang sudah membantu saya dan menindak tegas kasus ini, terima kasih telah memberikan empati dan dukungan terhadap saya dan keluarga," tulis Cut Intan Nabila pada keterangan unggahannya.
Sebelumnya, Cut Intan Nabila juga mengaku jika selama ini ia bertahan demi anak-anaknya.
Sudah berkali-kali ia mengalami KDRT dan berkali-kali pula memaafkan namun rupanya tak juga membuat hati suaminya terbuka.
Hal inilah yang membuat Cut Intan Nabila kekeuh untuk melanjutkan proses hukum atas KDRT yang dilakukan Armor Toreador.
Ditegaskan oleh Cut Intan Nabila, proses hukum atas pria yang masih sah sebagai suaminya itu tetap berjalan.
"Saya ingin meluruskan berita simpang siur di luar sana terkait kasus saya di mana kasus ini masih terus berjalan sesuai dengan prosedur hukum yang ada," tegas Cut Intan Nabila. ***