Baca Juga: Luna Maya Bagikan Momen Bahagia saat Dilamar Maxime Bouttier, Netizen Ikut Happy
Tren gambar Ghibli yang dihasilkan AI di ChatGPT kembali memunculkan perdebatan tentang hak cipta.
Di Jepang, hukum memperbolehkan karya seni digunakan untuk melatih AI guna mendukung inovasi teknologi.
Namun, banyak ahli hukum berpendapat bahwa jika hasil gambar AI terlalu mirip dengan karya asli yang telah memiliki hak cipta, maka ini bisa dianggap sebagai pelanggaran.
Bagi Miyazaki, tren ini bukan sekadar masalah hukum, tetapi juga tentang bagaimana AI dapat menggerus nilai seni itu sendiri.
Baca Juga: Ruben Onsu Mualaf, Syarat Menikahi Desy Ratnasari? Peramal Denny Darko Ungkap Fakta Ini
Sebagai seorang seniman yang telah menghabiskan puluhan tahun menciptakan animasi penuh jiwa, Miyazaki menegaskan bahwa teknologi seperti AI tidak akan bisa menggantikan kreativitas manusia.***
Artikel Terkait
Video Berdurasi 5 Detik Jadi Kunci Adanya Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Juwita Sebelum Dibunuh Kekasih
Resep Ayam Cincang Kemangi, Menu Sarapan Praktis ala Chef Devina, Cita Rasa Gurih Manis Bangkitkan Selera
Cara Bikin Nasi Goreng Balado ala Chef Martin Praja, Masaknya Gak Sesulit yang Dibayangkan
Pria di Pedan Klaten Ditemukan Tewas Membusuk, Tinggal Sendiri 3 Hari Tak Keluar Rumah
Jalan Jogja-Solo Ceper Klaten Banjir Imbas Hujan Deras, Sejumlah Motor Mogok
JANGAN SALAH! Begini Cara Bikin Nasi Kuning Pakai Rice Cooker ala Chef Martin Praja, Cocok untuk Ulang Tahun dan Ide Jualan