"Mertuanya (FD) memiliki peran di dalam bank pakai baju PNS."
"Lalu keponakannya ini mengambil dan menantunya mengawasi di luar parkiran," beber Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Andryansyah Rithas Hasibuan di Mapolresta Banyumas pada Selasa, 18 Februari 2025.
Namun, di beberapa TKP mereka tertukar peran.
"Contoh yang mengawasi nanti bisa orang lain lagi," imbuhnya.
Rithas mengungkap, pelaku yang berperan menusuk ban masih dalam pencarian polisi alias masih buron.
"Yang menusuk (ban) orangnya sama karena spesialisnya tidak ada yang bisa."
"Menusuknya pada saat mobil jalan. Itu belum dapat, masih buron," tambahnya.
Dikatakan Rithas, awalnya FD yang bergabung dengan komplotan perampok tersebut.
Kemudian FD mengajak menantu dan keponakannya.
Baca Juga: Pria Asal Banyumas Nekat Gondol Motor Yamaha Mio Milik Wanita 34 Tahun, Endingnya Ditangkap di Hotel
"Bertiga itu awal mulanya bapak mertua ke Bogor. Jadi titik kumpulnya di Bogor. Baru (mereka) ke Kajen, Pekalongan."
"Cuma Bapak mertuanya ini mengajak menantunya dari Palembang terus keponakannya," ujar Rithas.
Sebelumnya, Satreskrim Polresta Banyumas membongkar aksi kejahatan sindikat perampokan dengan modus pecah ban.