Banyak warga yang melapor dan merasa resah dengan keberadaan miras di sejumlah pedagang lokal.
“Kami akan terus memantau dan mendokumentasikan laporan masyarakat terkait peredaran miras ilegal di wilayah kami,” imbuhnya.
Penertiban premanisme juga menjadi fokus dalam kegiatan KRYO kali ini.
Belasan anak punk yang dinilai meresahkan warga diamankan.
Hal ini untuk menjaga masyarakat dengan menindak tegas para pelaku premanisme yang mengganggu kenyamanan warga.
Polres Kebumen juga mengungkap 4 kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang telah meresahkan masyarakat.
KRYO yang dilaksanakan bertujuan untuk menciptakan suasana aman dan nyaman menjelang bulan Ramadhan.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat merasa lebih aman, terutama menjelang bulan suci yang akan datang,” tutup Kompol Setiyoko. ***