"Akan dimakan bersama teman-teman dan biar mendapatkan berkah," ucap salah satu warga, Ilham.
Kirab budaya dan tradisi sadranan diawali dari halaman kantor desa.
Gunungan diarak oleh peserta kirab sejauh 3 kilometer.
Rutenya menuju jalan di depan komplek pemakaman setempat.
Tradisi sadranan digelar untuk menyambut datangnya Bulan Puasa Ramadhan.
Acara ini sudah rutin dilakukan secara turun menurun.
Kegiatan ini sebagai wujud syukur kepada tuhan, ajang silaturahmi antar warga serta mendoakan leluhur yang telah meninggal dunia.
"Digelar menjelang puasa, sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT."
"Bersyukur sudah diberi kesempatan kesehatan dan juga rezeki."
"Ada 6 gunungan isinya buah-buahan, hasil bumi dan sayuran," ucap Kepala Desa Pereng, Purwanto Hadi. ***