"Akan dimakan bersama teman-teman dan biar mendapatkan berkah," ucap salah satu warga, Ilham.
Kirab budaya dan tradisi sadranan diawali dari halaman kantor desa.
Gunungan diarak oleh peserta kirab sejauh 3 kilometer.
Rutenya menuju jalan di depan komplek pemakaman setempat.
Tradisi sadranan digelar untuk menyambut datangnya Bulan Puasa Ramadhan.
Acara ini sudah rutin dilakukan secara turun menurun.
Kegiatan ini sebagai wujud syukur kepada tuhan, ajang silaturahmi antar warga serta mendoakan leluhur yang telah meninggal dunia.
"Digelar menjelang puasa, sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT."
"Bersyukur sudah diberi kesempatan kesehatan dan juga rezeki."
"Ada 6 gunungan isinya buah-buahan, hasil bumi dan sayuran," ucap Kepala Desa Pereng, Purwanto Hadi. ***
Artikel Terkait
Maling Tepergok Marbot Lagi Bongkar Kotak Amal di Masjid Darussalam Tulung Klaten, Endingnya Kabur Tinggalkan Honda Beat dan KTP
Terungkap Ciri-ciri Pria Tepergok Bongkar Kotak Amal di Masjid Darussalam Tulung Klaten lalu Kabur Tinggalkan Honda Beat dan KTP
Ular Kobra 1,3 Meter Ditangkap di Tirtomarto Cawas Klaten, Saat Dimasukkan ke Galon Muntahkan 3 Telur Ayam Utuh
Karyawan Warmindo di Prambanan Klaten Maling Motor Honda Spacy dan Uang Jutaan, Bos Curiga Lihat CCTV Pintu Terbuka
Satu Keluarga Terjebak Lift Rumah Makan di Semangkak Klaten, Ada 2 Anak Kecil, Begini Kondisinya saat Damkar Bongkar Paksa untuk Evakuasi
Truk Boks Antar Mebel Tertimpa Pohon Trembesi di Jalan Raya Delanggu-Wonosari Klaten, Kabin Penyok Kaca Pecah, Begini Kondisi Sopir