berita

Update! Ramai Kabar Gaji ke-13 dan THR 2025 Bagi PNS Dihapus karena Pemangkasan Anggaran, Menko Airlangga: Persiapan Sudah Ada

Kamis, 6 Februari 2025 | 15:42 WIB
Ilustrasi - Menko Airlangga Hartarto beri klarifikasi soal kabar penghapusan THR dan Gaji ke-13 PNS 2025 (Web BKD)

PORTALOKA.ID - Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat ini tengah gelisah. Pasalnya, beredar kabar Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 bakal dihapuskan.

Dalam kabar yang beredar, THR dan gaji ke-13 tahun 2025 bagi PNS akan dihapuskan imbas dari kebijakan pemangkasan anggaran oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kabar tersebut menyebar luas melalui pesan berantai di WhatsApp serta unggahan di berbagai platform media sosial.

Dalam informasi yang beredar, disebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mengadakan pertemuan dengan para sekretaris jenderal kementerian guna membahas kebijakan ini.

Baca Juga: Ramai Kabar Gaji ke-13 dan THR untuk ASN Tahun 2025 Dihapus Imbas Efisiensi Anggaran, Begini Kata MenPAN RB

Kabar ini pun menimbulkan perdebatan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat umum, mengingat gaji ke-13 dan THR merupakan tambahan penghasilan yang sangat dinantikan oleh PNS setiap tahunnya.

Sebagai catatan, gaji ke-13 biasanya diberikan untuk membantu PNS dalam memenuhi kebutuhan biaya pendidikan anak di awal tahun ajaran baru.

Sementara itu, gaji ke-14, yang lebih dikenal sebagai Tunjangan Hari Raya (THR), diberikan menjelang perayaan hari raya keagamaan seperti Idul Fitri dan Natal.

Baca Juga: Benarkah Gaji ke-13 dan THR PNS Tahun 2025 Dihapus? Ternyata Begini Fakta-Faktanya!

Klarifikasi Menko Airlangga

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, turut menanggapi isu terkait penghapusan gaji ke-13 dan 14 bagi ASN atau PNS.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah telah melakukan persiapan.

Namun, ia tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai persiapan yang dimaksud.

"Persiapan sudah ada. Persiapan to be announced," ujar Airlangga dalam konferensi pers di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian pada Rabu 5 Februari 2025.

Halaman:

Tags

Terkini